Di Tengah Semarak Kemerdekaan RI ke-81, Warga Masih Gunakan Batang Pinang sebagai Tiang Listrik.

admin

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kondisi Tiang Listrik Yang Menggunakan Batang Pinang.

kabarpesisirjambi.com | Tanjab Barat — Di tengah semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dipenuhi berbagai kegiatan seremonial dan semangat pembangunan, masih tersimpan potret memprihatinkan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga RT 14 Sungai Saren, Kelurahan Bramitam Kiri, Kecamatan Bramitam, hingga kini masih harus hidup berdampingan dengan jaringan listrik yang ditopang menggunakan lima batang pohon pinang sebagai pengganti tiang listrik permanen.

 

Kondisi tersebut menjadi sorotan masyarakat karena dinilai tidak hanya mencerminkan minimnya perhatian terhadap infrastruktur dasar, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan warga.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa batang pinang yang digunakan sebagai penyangga kabel listrik sudah tampak miring, lapuk, dan mulai rapuh dimakan usia.

 

Apabila dibiarkan, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengakibatkan pohon tumbang saat diterpa angin kencang maupun hujan deras, sehingga berpotensi memutus jaringan listrik, merusak fasilitas umum, bahkan mengancam keselamatan masyarakat yang melintas maupun bermukim di sekitar lokasi.

 

Ironisnya, kondisi itu berada di kawasan permukiman padat penduduk yang menghubungkan RT 14 menuju Parit 10. Warga menilai penggunaan batang pinang sebagai penyangga jaringan listrik sudah tidak lagi layak dan jauh dari standar keamanan infrastruktur kelistrikan.

 

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama. Meski telah menjadi keluhan masyarakat, hingga kini belum terlihat adanya penggantian tiang listrik maupun penanganan dari pihak terkait.

 

“Kami berharap pemerintah daerah bersama PLN segera memperhatikan kondisi ini. Jangan sampai menunggu pohonnya roboh atau terjadi musibah terlebih dahulu baru dilakukan perbaikan,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (23/8/2026).

 

Menurutnya, masyarakat tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya menginginkan fasilitas dasar yang aman dan layak agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa dihantui rasa cemas setiap kali cuaca memburuk.

 

“Harapan kami tiang listrik ini diganti dengan tiang beton atau tiang permanen seperti di wilayah lain. Kami ingin merasa aman, bukan terus-menerus khawatir ketika hujan atau angin kencang datang,” tambahnya.

 

Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama PT PLN (Persero) sebagai penyelenggara layanan kelistrikan.

 

Masyarakat berharap kedua pihak tidak hanya fokus pada pembangunan di kawasan perkotaan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap infrastruktur dasar di wilayah permukiman yang hingga kini masih jauh dari standar keselamatan.

 

Keberadaan batang pinang sebagai penyangga jaringan listrik di era saat ini dinilai tidak lagi relevan dan semestinya segera diganti dengan tiang listrik permanen yang memenuhi standar teknis.

 

Langkah cepat diperlukan agar potensi kecelakaan maupun gangguan pasokan listrik dapat dicegah sejak dini. Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari PT PLN (Persero) serta Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terkait belum digantinya lima batang pohon pinang yang masih digunakan sebagai penyangga jaringan listrik di RT 14 Sungai Saren, Kelurahan Bramitam Kiri, Kecamatan Bramitam. (Pn)

Editor : Redaksi

Sumber Berita : kabarpesisirjambi.com

Berita Terkait

Hamdani Buka Suara Soal Polemik Rapat Banggar: “Saya Justru Berupaya Meredam Ketegangan”
Tokoh Masyarakat Batang Asam Apresiasi Kinerja Hamdani, Nilai Aspirasi Warga Terus Diperjuangkan.
Bakti Sosial Penuh Kepedulian, Tzu Chi Sinar Mas Fasilitasi Operasi Katarak bagi 209 Pasien di Jambi.
Di Sela Pisah Sambut Kapolres, Bupati Beri Kejutan Milad ke-42 untuk Dandim 0419/Tanjab.
Dandim 0419/Tanjab Hadiri Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Harapkan Kolaborasi Makin Solid.
Ketua DPRD Hamdani Hadiri Malam Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Harapkan Sinergi Terus Terjaga.
Di Tengah Efisiensi, Elpisina Perjuangkan Dukungan Kementerian Lingkungan Hidup untuk Penanganan Sampah Tanjab Barat.
Kemarau dan Kolam Limbah Penuh, PERUMDA Tirta Pengabuan Harapkan Dukungan Pemkab Demi Jaga Pasokan Air Bersih.
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:36 WIB

Hamdani Buka Suara Soal Polemik Rapat Banggar: “Saya Justru Berupaya Meredam Ketegangan”

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Tokoh Masyarakat Batang Asam Apresiasi Kinerja Hamdani, Nilai Aspirasi Warga Terus Diperjuangkan.

Minggu, 13 September 2026 - 13:27 WIB

Bakti Sosial Penuh Kepedulian, Tzu Chi Sinar Mas Fasilitasi Operasi Katarak bagi 209 Pasien di Jambi.

Jumat, 11 September 2026 - 23:26 WIB

Dandim 0419/Tanjab Hadiri Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Harapkan Kolaborasi Makin Solid.

Jumat, 11 September 2026 - 20:59 WIB

Ketua DPRD Hamdani Hadiri Malam Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Harapkan Sinergi Terus Terjaga.

Jumat, 11 September 2026 - 19:40 WIB

Di Tengah Efisiensi, Elpisina Perjuangkan Dukungan Kementerian Lingkungan Hidup untuk Penanganan Sampah Tanjab Barat.

Jumat, 11 September 2026 - 13:54 WIB

Kemarau dan Kolam Limbah Penuh, PERUMDA Tirta Pengabuan Harapkan Dukungan Pemkab Demi Jaga Pasokan Air Bersih.

Rabu, 9 September 2026 - 15:08 WIB

Ketua DPRD Hamdani Dukung Pelestarian Budaya Melayu, Lepas Rombongan LAM Tanjab Barat Studi ke Siak.

Berita Terbaru