Foto Saat Ketua DPRD Tanjab Barat Mukul Gong Penutupan Festival Hari Santri.
kabarpesisirjambi.com | Tanjab Barat – Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., berpesan kepada seluruh santri dan santriwati agar terus menjaga akhlak mulia, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, santri memiliki peran penting dalam membangun generasi bangsa yang berilmu, berkarakter, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Pesan tersebut disampaikan Hamdani saat menutup rangkaian puncak Festival Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Bola Soleh Al-Mubarok, RT 08, Desa Gemuruh, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh khidmat. Lapangan acara dipadati para santri, santriwati, panitia penyelenggara, serta masyarakat setempat yang turut menyaksikan penutupan festival tersebut.
Penutupan secara resmi dilakukan oleh Hamdani, yang merupakan Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat dari PDI Perjuangan. Prosesi penutupan ditandai dengan pemukulan gong, kemudian dilanjutkan dengan penampilan tari persembahan sekapur sirih sebagai bentuk penghormatan kepada tamu undangan.
Suasana semakin semarak dengan antusiasme peserta dan masyarakat yang hadir. Dalam sambutannya, Hamdani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Festival Hari Santri Nasional 2026. Ia juga mengapresiasi semangat para santri dan santriwati yang telah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.
Menurut Hamdani, festival Hari Santri tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial atau ajang perlombaan semata. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya memperkuat pendidikan agama, membentuk karakter generasi muda, serta menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan kepedulian sosial.
Ia berharap semangat yang ditunjukkan selama festival dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pendidikan, keluarga, maupun masyarakat luas.
“Kita berharap para santri dan santriwati dapat menjadi teladan di tengah masyarakat, menjaga nilai-nilai luhur keislaman, serta tumbuh menjadi penerus bangsa yang berakhlak dan bermanfaat bagi sesama,” ujar Hamdani.
Ia menilai, di tengah perkembangan zaman dan berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, bekal ilmu pengetahuan yang disertai akhlak mulia menjadi hal penting. Santri diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, memiliki wawasan luas, serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah dan bangsa.
Menurutnya, generasi santri harus mampu menunjukkan bahwa nilai-nilai keagamaan dapat berjalan beriringan dengan kemajuan pendidikan, kreativitas, dan semangat membangun masa depan yang lebih baik.
Hamdani juga berharap kegiatan Festival Hari Santri Nasional dapat terus menjadi ruang positif bagi para santri dan santriwati untuk mengembangkan potensi, mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memperkuat persaudaraan di antara sesama peserta.
Dengan berakhirnya rangkaian festival tersebut, ia berharap semangat Hari Santri tidak berhenti pada kegiatan peringatan semata. Nilai perjuangan, keteladanan, dan pengabdian yang melekat pada kehidupan santri diharapkan terus hidup dalam tindakan nyata, sehingga keberadaan santri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Momentum Hari Santri 2026 pun menjadi pengingat bahwa santri bukan hanya bagian dari generasi penerus bangsa, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan, merawat nilai-nilai keagamaan, dan menjadi bagian dari solusi bagi berbagai persoalan di tengah masyarakat. (Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Kabarpesisirjambi.com






