Foto Proges Pembangunan RTLH Rumah Warga
kabarpesisirjambi.com | Tanjab Timur – Upaya menghadirkan hunian yang layak dan aman bagi masyarakat terus dipacu melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0419/Tanjab. Kali ini, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Mulyono di Desa Merbau, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, telah mencapai progres pengerjaan sebesar 40 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Capaian tersebut menjadi langkah penting dalam proses renovasi rumah yang diharapkan mampu memberikan kehidupan lebih baik bagi Mulyono dan keluarganya. Saat ini, pengerjaan mulai difokuskan pada pembentukan dan penguatan kerangka utama bangunan sebagai penopang konstruksi dinding dan atap.
Di lokasi, personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat setempat terlihat bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan. Balok-balok kayu dirakit dan dipasang secara bertahap, sementara semangat gotong royong mewarnai setiap tahapan pembangunan.
Keterlibatan warga dalam proses tersebut tidak hanya membantu mempercepat pekerjaan, tetapi juga mencerminkan kuatnya kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.
Batih Ter Satgas TMMD yang memantau langsung pengerjaan di lapangan mengatakan, capaian 40 persen menjadi dorongan bagi tim untuk terus mengoptimalkan pekerjaan, terutama pada bagian kerangka bangunan.
Menurutnya, ketelitian dalam merakit struktur utama menjadi faktor penting untuk memastikan rumah memiliki konstruksi yang kuat dan aman ketika nantinya ditempati.
“Alhamdulillah, progres rumah Bapak Mulyono sudah mencapai 40 persen. Saat ini, kami memprioritaskan penyelesaian kerangka utama bangunan. Setiap sambungan kayu harus dipastikan terpasang dengan tepat, simetris, dan kuat agar konstruksi rumah benar-benar kokoh,” ujarnya.
Ia menambahkan, percepatan pekerjaan harus tetap berjalan seiring dengan pengawasan kualitas. Bagi Satgas TMMD, penyelesaian pembangunan bukan semata-mata mengejar target waktu, melainkan juga memastikan hasil pekerjaan memenuhi aspek keamanan dan kelayakan hunian.
“Kami memahami waktu pelaksanaan TMMD terus berjalan. Namun, kualitas dan keamanan bangunan tetap menjadi prioritas. Kerangka yang kokoh akan menjadi dasar penting bagi pemasangan dinding dan atap, sehingga rumah ini nantinya dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga Bapak Mulyono,” tegasnya.
Melalui kerja sama antara personel Satgas TMMD dan masyarakat, pembangunan RTLH tersebut diharapkan terus berjalan sesuai target. Sinergi yang terjalin di lapangan menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan penting dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program bedah rumah ini pun diharapkan dapat menjadi titik awal bagi Mulyono dan keluarganya untuk menempati hunian yang lebih sehat, layak, dan nyaman, sekaligus merasakan langsung manfaat kehadiran program TMMD di tengah masyarakat. (Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Kabarpesisirjambi.com






