KSOP Kuala Tungkal Perketat Pengawasan, Keselamatan Pelayaran Tak Bisa Ditawar.

admin

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Pengecekan Muatan Kendaraan Oleh KSOP Kuala Tungkal.

kabarpesisirjambi.com | Tanjab Barat – Menyikapi meningkatnya angka kecelakaan transportasi laut yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kuala Tungkal mengambil langkah tegas dengan memperketat pengawasan terhadap seluruh aktivitas angkutan laut, khususnya di Pelabuhan Penyeberangan Ro-Ro Kuala Tungkal, Kamis (24/9/2026).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen KSOP dalam memastikan seluruh kapal yang beroperasi memenuhi standar keselamatan pelayaran, menyusul insiden kecelakaan kapal di perairan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, serta musibah yang menimpa KM Virgo beberapa waktu lalu.

 

Pengawas Naik Turun Penumpang KSOP Kelas IV Kuala Tungkal, Dedy Kurniawan, mengatakan bahwa tim Marine Inspector bersama instansi terkait kini memperketat pemeriksaan terhadap setiap kapal sebelum diberikan izin berlayar.

 

“Seluruh kapal diberlakukan standar pemeriksaan yang sama. Kami tidak ingin ada kelalaian yang dapat membahayakan keselamatan penumpang maupun awak kapal. Keselamatan adalah prioritas utama,” tegas Dedy.

 

Ia menjelaskan, setiap kapal yang beroperasi wajib mematuhi ketentuan kapasitas angkut sesuai sertifikasi. Sebagai contoh, KMP Sembilang memiliki kapasitas maksimal 180 penumpang dengan daya angkut sekitar 21 unit kendaraan yang terdiri dari kendaraan pribadi maupun truk.

 

Selain itu, kapal hanya diperbolehkan mengangkut kendaraan hingga golongan VI, sesuai dengan spesifikasi dan standar operasional yang telah ditetapkan. Ataupun sesuai perda Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

 

Dedy menegaskan, tidak ada toleransi bagi kapal yang melanggar aturan keselamatan, termasuk membawa penumpang melebihi kapasitas maupun mengabaikan kelengkapan alat keselamatan.

 

“Setiap kapal wajib dalam kondisi laik laut. Jumlah life jacket harus tersedia bahkan melebihi kapasitas penumpang. Keselamatan bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama demi melindungi setiap nyawa yang berada di atas kapal,” ujarnya.

 

Tak hanya kepada operator kapal, KSOP juga mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat dan para pengantar penumpang agar tidak memasuki area sandar kapal saat proses bongkar muat maupun aktivitas kapal berlangsung.

 

Menurut Dedy, kawasan sandaran kapal merupakan zona terbatas yang hanya boleh dimasuki oleh petugas berwenang. Masyarakat diharapkan cukup mengantar penumpang hingga area ruang tunggu demi menghindari risiko kecelakaan.

 

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan di pelabuhan. Jangan memasuki kawasan sandaran kapal ketika kapal sedang beroperasi. Area tersebut hanya diperuntukkan bagi petugas. Kepatuhan masyarakat sangat penting agar tidak terjadi kecelakaan yang dapat membahayakan keselamatan bersama,” tutupnya.

 

KSOP Kelas IV Kuala Tungkal berharap seluruh operator kapal, pengguna jasa penyeberangan, serta masyarakat dapat bersama-sama membangun budaya keselamatan pelayaran dengan mematuhi setiap aturan yang berlaku.

 

Dengan disiplin dan kepedulian semua pihak, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Ro-Ro Kuala Tungkal diharapkan tetap aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa. (Pn)

Editor : Redaksi

Sumber Berita : kabarpesisirjambi.com

Berita Terkait

Lautan Doa Satukan Ribuan Hati di Tanjab Barat, Ketua DPRD Hamdani: Semoga Keberkahan Selalu Menyertai Daerah Kita.
HUT TNI ke-81 Bersama Rakyat, Kodim 0419/Tanjab Barat Gelar Bazar Murah, Warga Antusias Berburu Sembako.
Ketua DPRD Tanjab Barat Terima Kunjungan Kapolres Baru, Perkuat Kolaborasi Demi Daerah Kondusif.
Pangkogabwilhan I Tinjau Langsung Upaya Penanggulangan Karhutla di Tanjab Barat dan Tanjab Timur.
Berikan Rasa Aman Pengguna Jasa Transportasi Laut, Dishub Tanjab Barat Bagikan Masker di Sejumlah Pelabuhan.
Kolaborasi Peduli Sesama, CV Tri Putra Cont dan Imigrasi Kuala Tungkal Salurkan 3.000 Masker di Tengah Kabut Asap.
87 Hektare Sawah di Tanjab Barat Gagal Panen Akibat Kemarau, Kadis Tanaman Pangan Beberkan Penyebab dan Solusinya.
Lapas Kuala Tungkal Perketat Pengawasan, Razia Gabungan TNI-Polri Pastikan Lapas Bersih dari HP dan Narkoba.
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:43 WIB

KSOP Kuala Tungkal Perketat Pengawasan, Keselamatan Pelayaran Tak Bisa Ditawar.

Rabu, 23 September 2026 - 18:47 WIB

Lautan Doa Satukan Ribuan Hati di Tanjab Barat, Ketua DPRD Hamdani: Semoga Keberkahan Selalu Menyertai Daerah Kita.

Selasa, 22 September 2026 - 16:40 WIB

HUT TNI ke-81 Bersama Rakyat, Kodim 0419/Tanjab Barat Gelar Bazar Murah, Warga Antusias Berburu Sembako.

Selasa, 22 September 2026 - 14:32 WIB

Ketua DPRD Tanjab Barat Terima Kunjungan Kapolres Baru, Perkuat Kolaborasi Demi Daerah Kondusif.

Jumat, 18 September 2026 - 10:33 WIB

Berikan Rasa Aman Pengguna Jasa Transportasi Laut, Dishub Tanjab Barat Bagikan Masker di Sejumlah Pelabuhan.

Jumat, 18 September 2026 - 09:54 WIB

Kolaborasi Peduli Sesama, CV Tri Putra Cont dan Imigrasi Kuala Tungkal Salurkan 3.000 Masker di Tengah Kabut Asap.

Kamis, 17 September 2026 - 14:07 WIB

87 Hektare Sawah di Tanjab Barat Gagal Panen Akibat Kemarau, Kadis Tanaman Pangan Beberkan Penyebab dan Solusinya.

Kamis, 17 September 2026 - 13:07 WIB

Lapas Kuala Tungkal Perketat Pengawasan, Razia Gabungan TNI-Polri Pastikan Lapas Bersih dari HP dan Narkoba.

Berita Terbaru