Di Tengah Semarak Kemerdekaan, Warga Teluk Nilau Antar Jenazah 5 Kilometer dengan Berjalan Kaki.

admin

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Saat Warga Berjalan Kaki Antar Jenazah Ke Peristirahatan Terakhirnya.

kabarpesisirjambi.com | Tanjab Barat — Di tengah semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan Hari Jadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke-61, sebuah kisah pilu justru datang dari pelosok daerah.

Warga Teluk Nilau, Parit Sungai Rejo, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, harus mengantarkan jenazah menuju lokasi pemakaman dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih lima kilometer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momen yang seharusnya menjadi penghormatan terakhir bagi orang yang telah meninggal dunia itu berubah menjadi perjalanan panjang dan menguras tenaga.

Warga terpaksa berjalan kaki sambil membawa jenazah karena akses menuju lokasi pemakaman dinilai sulit dilalui kendaraan.

Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar di media sosial dan mendapat perhatian masyarakat.

“Beginilah kami mengantarkan jenazah ke pemakaman, berjalan kaki kurang lebih lima kilometer,” demikian keterangan yang menyertai unggahan video tersebut.

Kondisi ini kembali membuka keluhan warga terkait minimnya fasilitas transportasi dan akses jalan di wilayah mereka.

Warga berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat memberikan perhatian serius, salah satunya dengan menyediakan ambulans desa serta melakukan perbaikan dan pengerasan jalan menuju lokasi pemakaman.

Terlebih saat musim hujan tiba, kondisi jalan disebut semakin sulit dilalui kendaraan. Situasi tersebut tentu menjadi persoalan serius, bukan hanya ketika warga harus mengantarkan jenazah, tetapi juga dalam aktivitas masyarakat sehari-hari.

Unggahan tersebut pun menuai beragam tanggapan dari warganet. Salah satunya berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki akses jalan di wilayah tersebut.

“Semoga pemerintah mendengar, Bang. Mudahan lekas ada pengerasan jalan, jadi akses mudah. Soalnya kalau musim hujan pasti susah nian ini,” tulis salah seorang warganet.

Kisah warga Teluk Nilau ini menjadi gambaran bahwa di tengah semarak kemeriahan perayaan kemerdekaan, masih ada masyarakat yang berharap mendapatkan perhatian terhadap kebutuhan dasar mereka.

Bagi masyarakat di pelosok, makna kemerdekaan bukan hanya tentang kemeriahan perayaan dan pengibaran bendera Merah Putih.

Lebih dari itu, kemerdekaan juga berarti hadirnya akses jalan yang layak, fasilitas kesehatan dan transportasi yang memadai, serta pelayanan pemerintah yang dapat dirasakan hingga ke pelosok.

Ketika jenazah harus diantar sejauh lima kilometer dengan berjalan kaki, suara masyarakat pun kembali mengemuka: mereka hanya ingin akses yang lebih layak dan perhatian pemerintah terhadap kondisi yang mereka hadapi.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya menghubungi pemerintah desa, pihak kecamatan, maupun dinas terkait untuk memperoleh tanggapan resmi mengenai kondisi tersebut. Konfirmasi dan langkah pemerintah terhadap keluhan warga masih dinantikan. (Pn)

Editor : Redaksi

Sumber Berita : kabarpesisirjambi.com

Berita Terkait

Tokoh Masyarakat Batang Asam Apresiasi Kinerja Hamdani, Nilai Aspirasi Warga Terus Diperjuangkan.
Bakti Sosial Penuh Kepedulian, Tzu Chi Sinar Mas Fasilitasi Operasi Katarak bagi 209 Pasien di Jambi.
Di Sela Pisah Sambut Kapolres, Bupati Beri Kejutan Milad ke-42 untuk Dandim 0419/Tanjab.
Dandim 0419/Tanjab Hadiri Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Harapkan Kolaborasi Makin Solid.
Ketua DPRD Hamdani Hadiri Malam Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Harapkan Sinergi Terus Terjaga.
Di Tengah Efisiensi, Elpisina Perjuangkan Dukungan Kementerian Lingkungan Hidup untuk Penanganan Sampah Tanjab Barat.
Kemarau dan Kolam Limbah Penuh, PERUMDA Tirta Pengabuan Harapkan Dukungan Pemkab Demi Jaga Pasokan Air Bersih.
Ketua DPRD Hamdani Dukung Pelestarian Budaya Melayu, Lepas Rombongan LAM Tanjab Barat Studi ke Siak.
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Tokoh Masyarakat Batang Asam Apresiasi Kinerja Hamdani, Nilai Aspirasi Warga Terus Diperjuangkan.

Minggu, 13 September 2026 - 13:27 WIB

Bakti Sosial Penuh Kepedulian, Tzu Chi Sinar Mas Fasilitasi Operasi Katarak bagi 209 Pasien di Jambi.

Sabtu, 12 September 2026 - 13:08 WIB

Di Sela Pisah Sambut Kapolres, Bupati Beri Kejutan Milad ke-42 untuk Dandim 0419/Tanjab.

Jumat, 11 September 2026 - 23:26 WIB

Dandim 0419/Tanjab Hadiri Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Harapkan Kolaborasi Makin Solid.

Jumat, 11 September 2026 - 20:59 WIB

Ketua DPRD Hamdani Hadiri Malam Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Harapkan Sinergi Terus Terjaga.

Jumat, 11 September 2026 - 13:54 WIB

Kemarau dan Kolam Limbah Penuh, PERUMDA Tirta Pengabuan Harapkan Dukungan Pemkab Demi Jaga Pasokan Air Bersih.

Rabu, 9 September 2026 - 15:08 WIB

Ketua DPRD Hamdani Dukung Pelestarian Budaya Melayu, Lepas Rombongan LAM Tanjab Barat Studi ke Siak.

Rabu, 9 September 2026 - 14:07 WIB

Udara Memburuk, HIPMI Tanjab Barat Turun Tangan Bagikan 2.000 Masker Untuk Pelajar dan Masyarakat.

Berita Terbaru