Foto Pembagian Masker oleh HIPMi Tanjab Barat ke Pihak Sekolah.
kabarpesisirjambi.com | Kuala Tungkal – Memburuknya kualitas udara akibat kabut asap yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendorong berbagai elemen masyarakat untuk ikut bergerak. Salah satunya Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Tanjung Jabung Barat yang menunjukkan kepeduliannya dengan membagikan sebanyak 2.000 masker kepada pelajar dan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi sosial tersebut dipusatkan di sejumlah lokasi, dengan sasaran utama para pelajar yang masih menjalani aktivitas belajar mengajar setiap hari. HIPMI mendatangi SMA Negeri 1 Kuala Tungkal dan SMP Negeri 1 Kuala Tungkal untuk menyerahkan masker secara langsung kepada para siswa sebagai upaya mengurangi risiko paparan udara yang saat ini berada pada kategori kurang sehat.
Ketua BPC HIPMI Tanjab Barat, Rendra Monti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan sosial yang diinisiasi BPD HIPMI Provinsi Jambi dan dilaksanakan secara serentak di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
“Program ini dilaksanakan serentak di seluruh daerah sebagai bentuk kepedulian HIPMI terhadap kondisi kualitas udara yang sedang terjadi. Di Tanjung Jabung Barat, kami menyalurkan sekitar 2.000 masker kepada pelajar dan masyarakat,” ujar Rendra.
Menurutnya, pelajar menjadi prioritas karena mereka tetap harus mengikuti proses pembelajaran di sekolah sehingga memiliki intensitas tinggi beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker diharapkan dapat menjadi perlindungan awal terhadap dampak buruk kabut asap.
“Anak-anak sekolah tetap beraktivitas setiap hari. Karena itu mereka menjadi perhatian utama kami agar tetap terlindungi saat berada di lingkungan sekolah maupun ketika berangkat dan pulang,” katanya.
Tak hanya menyasar lingkungan pendidikan, pembagian masker juga dilakukan kepada masyarakat di sejumlah titik keramaian. Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian HIPMI agar perlindungan terhadap kesehatan dapat dirasakan lebih luas, khususnya bagi warga yang setiap hari beraktivitas di luar rumah.
Rendra menilai kondisi kualitas udara yang terus menurun harus menjadi perhatian bersama. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak serta menggunakan masker saat harus beraktivitas.
“Masker memang terlihat sederhana, tetapi sangat penting untuk membantu melindungi saluran pernapasan. Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dan bersama-sama menghadapi kondisi ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, HIPMI tidak hanya berperan dalam mendorong pertumbuhan dunia usaha, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat ketika dibutuhkan.
“Kami ingin HIPMI tidak hanya dikenal sebagai organisasi pengusaha muda, tetapi juga organisasi yang peduli terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para pelajar di Tanjung Jabung Barat,” tutupnya.
Melalui pembagian 2.000 masker ini, HIPMI Tanjab Barat berharap dapat membantu mengurangi dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan masyarakat sekaligus mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Harapan besar pun disampaikan agar bencana kebakaran hutan dan lahan segera berakhir sehingga kualitas udara kembali membaik dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman. (Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : kabarpesisirjambi.com






