Dugaan Proyek Siluman, Parit Cacing di Desa Pembengis Tuai Tanda Tanya ?

admin

- Redaksi

Selasa, 9 September 2025 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Proyek Parit Cacing

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Proyek penggalian tanah untuk pembuatan parit cacing di Desa Pembengis, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, menjadi sorotan karena diduga tidak transparan.

Ketiadaan papan proyek di lokasi kegiatan menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan masyarakat pada Selasa (9/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bedasarkan informasi yang dihimpun Proyek ini melibatkan tiga desa di wilayah Kecamatan Bram Itam, yaitu Pembengis, Semau, dan Bram Raya.

Para petani di wilayah Bram Itam menerima bantuan proyek parit cacing dengan sistem upah per meter penggalian.

Upah yang diterima petani bervariasi, tergantung pada volume pekerjaan yang diselesaikan.

Pelaksana proyek adalah tim yang dibentuk di setiap desa, yang dikenal sebagai Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

Namun, tidak adanya papan proyek di lokasi menimbulkan pertanyaan serius tentang transparansi dan akuntabilitas proyek ini.

Seorang petani yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, “Kami hanya menerima bantuan dan upah untuk penggalian. Soal teknis dan anggaran, kami tidak tahu menahu.”katanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan di Salah satu lokasi pekerjaan proyek di Desa Pembengis, para petani bekerja menggali parit tanpa adanya informasi proyek yang jelas, seolah-olah menggunakan anggaran pribadi.karena tidak ada Papan informasi pekerjaan yang seharusnya mencantumkan nama kegiatan, sumber anggaran, dan detail lainnya tidak ditemukan.

Sementara terpisah saat dikonfirmasi pada Selasa (9/9/2025) siang, kepala desa Pembengis belum memberikan penjelasan terkait proyek tersebut, meskipun telah dihubungi melalui pesan singkat, namun hingga saat ini belum ada respon. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Masyarakat

Berita Terkait

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.
Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.
Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.
Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Senin, 27 Juli 2026 - 19:19 WIB

Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:50 WIB

Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:44 WIB

Antisipasi DBD, Dinas Kesehatan: Fogging Dilakukan Berdasarkan Permohonan dan Kesepakatan Warga.

Berita Terbaru