Foto Saat Rapat Koordinasi Terkait Penanganan Karhutlah di Jambi
kabarpesisirjambi.com | Muaro Jambi – Upaya memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi terus dilakukan melalui sinergi lintas instansi. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla yang digelar di Ruang Rapat Penanggulangan Karhutla Makorem 042/Garuda Putih (Gapu), Selasa pagi.
Rapat dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., selaku Danrem 042/Gapu sekaligus Pelaksana Harian (Plh.) Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Penanganan Karhutla Provinsi Jambi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Brigjen TNI Nyamin menegaskan bahwa penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh unsur, baik TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi teknis maupun masyarakat.
“Penanganan kebakaran hutan dan lahan tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi dan komitmen seluruh unsur agar setiap potensi kebakaran dapat diantisipasi lebih cepat, sehingga dampaknya dapat diminimalisir,” tegasnya.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, instansi vertikal, Karo Ops Polda Jambi, Wakapolres Muaro Jambi, Dandim 0415/Jambi, Kepala Kejaksaan Negeri Muaro Jambi, Kalaksa BPBD Provinsi dan Kabupaten, Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, BMKG Jambi, Basarnas, Manggala Agni, Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Provinsi Jambi, Damkar Kabupaten Muaro Jambi, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Manggala Agni Wilayah Provinsi Jambi, Rinaldi, S.P., M.Si., mendapat kesempatan menyampaikan paparan, masukan, dan rekomendasi strategis dalam memperkuat penanganan karhutla di Provinsi Jambi.
Rinaldi menjelaskan bahwa Manggala Agni merupakan bagian dari Satgas Darat yang siap mendukung penuh setiap operasi penanggulangan karhutla. Menurutnya, keberhasilan operasi sangat ditentukan oleh kolaborasi yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan di lapangan.
“Manggala Agni merupakan bagian dari Satgas Darat yang siap mendukung penuh setiap operasi penanganan karhutla di Provinsi Jambi. Kunci keberhasilan penanganan berada pada kolaborasi seluruh stakeholder, didukung monitoring dan sistem peringatan dini yang akurat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran,” ujar Rinaldi.
Ia juga menekankan pentingnya pemetaan seluruh sumber daya pemadam yang tersedia, termasuk mengoptimalkan peran Masyarakat Peduli Api (MPA) yang telah mendapatkan pelatihan.
Menurutnya, MPA memiliki peran strategis dalam melakukan pemadaman dini ketika menemukan titik api sebelum personel gabungan tiba di lokasi.
“Keberadaan Masyarakat Peduli Api sangat penting karena mereka dapat menjadi garda terdepan dalam melakukan pemadaman awal. Dengan begitu, potensi kebakaran yang lebih besar dapat dicegah sejak dini,” tambahnya.
Selain itu, Rinaldi mengingatkan bahwa upaya restorasi lahan gambut juga harus menjadi perhatian serius. Ia mengungkapkan masih banyak infrastruktur pendukung, seperti sekat kanal, sumur bor, dan embung di kawasan gambut yang kondisinya sudah tidak layak bahkan tidak lagi berfungsi.
“Infrastruktur pengendalian karhutla di lahan gambut perlu segera dibenahi agar dapat kembali dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung upaya pencegahan maupun penanggulangan kebakaran,” pungkasnya.
Melalui rapat koordinasi ini, seluruh instansi yang tergabung dalam Satgas Penanganan Karhutla diharapkan semakin memperkuat koordinasi, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mengoptimalkan langkah-langkah pencegahan agar kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi dapat ditekan secara maksimal. (Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : kabarpesisirjambi.com






