Keresahan Aktivis Lingkungan: Pengelolaan Sampah di Tanjab Timur Masih Jalan di Tempat

admin

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Aktivis Lingkungan di kelilingi timbunan sampah

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Timur – Persoalan sampah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) masih menjadi masalah yang belum terpecahkan. Aktivis lingkungan, Ari Suryanto, menilai pengelolaan sampah di daerah tersebut masih stagnan dan belum menunjukkan kemajuan signifikan. Rabu (18/02/2026)

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persoalan ini dilihat dari salah satu lingkungan yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur yakni Kecamatan Nipah Panjang, yang kian menumpuk dan terlihat kumuh.

 

Persoalan ini mendapatkan tanggapan serius oleh aktivis lingkungan Tanjab Timur, Ari Suryanto mengatakan pengolahan sampah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur masih jalan di tempat.

 

“Pengelolaan sampah di Tanjab Timur masih standar, bahkan cenderung jalan di tempat. Di kawasan ibu kota perkantoran saja sampah masih jadi persoalan,” ujar Ari.

 

Ari menyoroti alasan klasik yang disampaikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), seperti keterbatasan armada dan kekurangan anggaran. Ia juga mengkritik keberadaan TPS3R dan TPA yang tidak berfungsi sesuai aturan lingkungan.

 

Selain itu dirinya memberikan solusi konkrit untuk Pemerintah Daerah ? Ari mendorong pemerintah daerah membentuk Bank Sampah di setiap desa dan kelurahan untuk mengelola sampah dengan baik. Saatnya pemerintah bertindak tegas! (Pn)

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Aktivis Lingkungan Tanjab Timur

Berita Terkait

Berikan Rasa Aman Pengguna Jasa Transportasi Laut, Dishub Tanjab Barat Bagikan Masker di Sejumlah Pelabuhan.
Kolaborasi Peduli Sesama, CV Tri Putra Cont dan Imigrasi Kuala Tungkal Salurkan 3.000 Masker di Tengah Kabut Asap.
87 Hektare Sawah di Tanjab Barat Gagal Panen Akibat Kemarau, Kadis Tanaman Pangan Beberkan Penyebab dan Solusinya.
Lapas Kuala Tungkal Perketat Pengawasan, Razia Gabungan TNI-Polri Pastikan Lapas Bersih dari HP dan Narkoba.
Resmi Dibuka, Mess Kodim 0419/Tanjab Jadi Fasilitas Singgah Nyaman bagi Prajurit.
Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Pemkab dan Stakeholder Dalam Penanganan Karhutlah.
Kabut Asap Ancam Kesehatan, Dinkes Sebut: 317 Warga Tanjab Barat Terserang ISPA dalam Sepekan.
Hamdani Buka Suara Soal Polemik Rapat Banggar: “Saya Justru Berupaya Meredam Ketegangan”
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:33 WIB

Berikan Rasa Aman Pengguna Jasa Transportasi Laut, Dishub Tanjab Barat Bagikan Masker di Sejumlah Pelabuhan.

Jumat, 18 September 2026 - 09:54 WIB

Kolaborasi Peduli Sesama, CV Tri Putra Cont dan Imigrasi Kuala Tungkal Salurkan 3.000 Masker di Tengah Kabut Asap.

Kamis, 17 September 2026 - 14:07 WIB

87 Hektare Sawah di Tanjab Barat Gagal Panen Akibat Kemarau, Kadis Tanaman Pangan Beberkan Penyebab dan Solusinya.

Kamis, 17 September 2026 - 13:07 WIB

Lapas Kuala Tungkal Perketat Pengawasan, Razia Gabungan TNI-Polri Pastikan Lapas Bersih dari HP dan Narkoba.

Rabu, 16 September 2026 - 16:36 WIB

Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Pemkab dan Stakeholder Dalam Penanganan Karhutlah.

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Kabut Asap Ancam Kesehatan, Dinkes Sebut: 317 Warga Tanjab Barat Terserang ISPA dalam Sepekan.

Selasa, 15 September 2026 - 14:36 WIB

Hamdani Buka Suara Soal Polemik Rapat Banggar: “Saya Justru Berupaya Meredam Ketegangan”

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Tokoh Masyarakat Batang Asam Apresiasi Kinerja Hamdani, Nilai Aspirasi Warga Terus Diperjuangkan.

Berita Terbaru