Viral Menu MBG Ramadan Diduga Tak Layak Konsumsi, Guru SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat Minta Diganti

admin

- Redaksi

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi 

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Video menu Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadhan yang tidak layak konsumsi di SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat viral di media sosial dan menuai sorotan publik. Dalam video tersebut, terlihat telur yang busuk dengan bau menyengat, serta roti yang disebut-sebut mendekati masa kedaluwarsa.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program MBG yang sejatinya diharapkan menjadi penopang asupan nutrisi siswa selama bulan suci Ramadhan justru memicu polemik. Keluhan pertama kali mencuat dari orang tua siswa yang mendapati kondisi makanan dinilai tidak layak dikonsumsi.

 

Dalam rekaman yang beredar luas, telur tampak dalam kondisi mencurigakan dan mengeluarkan aroma tak sedap. Sementara roti yang dibagikan disebut memiliki masa berlaku yang nyaris habis.

 

Temuan ini memantik kekhawatiran serius terkait standar kebersihan, proses distribusi, hingga pengawasan kualitas makanan dalam program MBG, khususnya selama Ramadhan.

 

Sejumlah orang tua menilai, di tengah ibadah puasa, kondisi fisik siswa membutuhkan asupan yang benar-benar aman, higienis, serta bernilai gizi baik. Mereka mendesak pihak penyelenggara lebih selektif dan memperketat pengawasan mutu bahan pangan sebelum didistribusikan kepada pelajar.

 

Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat, Kadiman menjelaskan bahwa pada hari biasa setiap paket MBG yang diterima sekolah selalu melalui proses pengecekan terlebih dahulu oleh pihak sekolah. Namun selama Ramadhan, pola distribusi berubah dan makanan diantar langsung ke rumah siswa.

 

“Pihak sekolah tidak dapat melakukan kontrol secara langsung terhadap kondisi paket yang diterima, sebab selama ramadhan mbg tersebut langsung di terima siswa di rumah masing – masing”. Ujarnya saat di mintai wawancara di sma pada Rabu (25/02/2026)

 

Sementara itu, salah seorang guru, Siti Sazarah, menyarankan agar dapur SPPG mempertimbangkan menu yang lebih tahan lama serta lebih terjamin kualitasnya selama Ramadan.

 

“Kalo bisa di ganti dengan menu yang tahan lama dan lebih baik lagi selama ramadhan ini”. Ungkapnya

 

Menurutnya, perubahan pola distribusi harus diimbangi dengan penyesuaian jenis makanan agar tetap aman dikonsumsi.

 

Atas kejadian ini, sejumlah wali murid meminta aparat kepolisian turun tangan untuk melakukan penyelidikan serta menindak tegas pihak dapur yang diduga mendistribusikan makanan tidak layak konsumsi.

 

Mereka berharap program pemenuhan gizi tersebut benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi siswa, bukan justru menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kepsek dan Guru SMAN 1 Tanjung Jabung Barat

Berita Terkait

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.
Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.
Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.
Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Senin, 27 Juli 2026 - 19:19 WIB

Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:50 WIB

Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:44 WIB

Antisipasi DBD, Dinas Kesehatan: Fogging Dilakukan Berdasarkan Permohonan dan Kesepakatan Warga.

Berita Terbaru