Kisruh MBG di Tanjab Barat, Warga Tegas: Bukan Soal Maaf, Ini Soal Nyawa.

admin

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi 

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Program Makanan Bergizi (MBG) kembali menuai sorotan tajam publik. Insiden terbaru yang terjadi di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, memicu kekhawatiran serius masyarakat terkait kualitas dan pengawasan distribusi makanan bagi para siswa.

Peristiwa ini mencuat setelah seorang siswa di SMAN 1 Tanjung Jabung Barat menerima paket MBG Ramadhan dalam kondisi tak layak konsumsi. Dalam menu tersebut ditemukan satu butir telur asin yang sudah membusuk dan mengeluarkan bau menyengat. Tak hanya itu, roti yang dibagikan juga disebut-sebut nyaris melewati batas masa kedaluwarsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan tersebut sontak memantik reaksi keras dari masyarakat. Publik mempertanyakan sistem pengawasan dan kontrol mutu dalam pelaksanaan program MBG di lapangan. Pasalnya, program yang seharusnya menjamin asupan gizi siswa justru dinilai berpotensi membahayakan kesehatan.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kritik tegas. Ia menilai persoalan ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan permintaan maaf.

“Kami sudah melihat video permintaan maaf dari pihak SPPG yang beredar di media sosial. Tapi ini bukan sekadar persoalan maaf. Ini menyangkut nyawa manusia. Harus ada tindakan tegas dan efek jera dari aparat penegak hukum,” ujarnya kepada awak media.

Menurutnya, jika kejadian ini hanya direspons dengan klarifikasi dan permintaan maaf, maka bukan tidak mungkin kasus serupa akan terulang. Ia mendesak agar aparat, khususnya Polres Tanjung Jabung Barat, turun tangan secara serius untuk melakukan penyelidikan menyeluruh.

“Kalau hanya permintaan maaf, nanti dianggap hal biasa. Harus ada tindakan tegas agar menjadi pelajaran,” tegasnya.

Kasus ini menambah daftar panjang polemik distribusi MBG di wilayah Tanjung Jabung Barat. Publik kini menanti langkah konkret dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan setiap makanan yang dibagikan kepada siswa benar-benar aman, layak konsumsi, dan sesuai standar gizi.

Sebab bagi masyarakat, program yang menyasar anak-anak sekolah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan tanggung jawab besar yang menyangkut kesehatan bahkan keselamatan generasi penerus. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Masyarakat

Berita Terkait

PESONA BUDAYA MELAYU AKAN MEMUKAU WARGA DALAM PANGGUNG SENI HUT RI KE-81 DAN HARI JADI TANJAB BARAT KE-61.
Bazar Ekraf Pesisir 2026 Jadi Magnet UMKM, Bupati dan Ketua TP-PKK Turun Langsung Menyapa Pedagang.
Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.
Resmi Diluncurkan, Posyandu 6 SPM Bunga Tanjung Jadi Bukti Sinergi TNI dan Pemkab Tanjab Barat Tingkatkan Pelayanan Masyarakat.
Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:25 WIB

PESONA BUDAYA MELAYU AKAN MEMUKAU WARGA DALAM PANGGUNG SENI HUT RI KE-81 DAN HARI JADI TANJAB BARAT KE-61.

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Bazar Ekraf Pesisir 2026 Jadi Magnet UMKM, Bupati dan Ketua TP-PKK Turun Langsung Menyapa Pedagang.

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Berita Terbaru