Penampakan Kapal Penyeberangan Roro Kuala Tungkal – Batam
kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Kabar duka menyelimuti pelayaran rute Kuala Tungkal–Batam. Seorang penumpang kapal Roro dilaporkan meninggal dunia saat perjalanan masih berlangsung di tengah laut. Senin (06/04/2026)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa ini pertama kali mencuat ke publik setelah beredar luas di media sosial. Dalam unggahan tersebut disebutkan, korban menghembuskan napas terakhir saat kapal belum tiba di tujuan.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Kuala Tungkal, IPTU Widiharto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, korban mulai menunjukkan kondisi kesehatan yang menurun ketika kapal telah mendekati perairan Batam, sekitar tiga hingga empat jam sebelum tiba.
“Korban mengeluh sakit dan sesak napas saat perjalanan sudah mendekati Batam, sekitar 3 hingga 4 jam lagi. Yang bersangkutan merupakan penumpang yang membawa kendaraan,” ungkap Widiharto, Minggu (05/04/2026).
Menindaklanjuti kondisi darurat tersebut, pihak kapal segera berkoordinasi dengan ASDP Batam serta menghubungi tim Basarnas. Upaya evakuasi pun dilakukan dengan menjemput jenazah langsung di atas kapal, tanpa harus menunggu kapal bersandar di pelabuhan yang dijadwalkan tiba sekitar pukul 12.00 WIB.
“Jenazah dijemput langsung oleh Basarnas di laut,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Kuala Tungkal, Soleh, turut membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut korban diketahui pengguna jasa sebagai sopir pribadi, namun belum diketahui secara pasti riwayat penyakit yang diderita.
“Untuk penyakitnya kami belum mengetahui secara pasti, namun penanganan sudah dilakukan oleh pihak kapal,” jelas Soleh.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan laut, khususnya pada rute dengan durasi panjang seperti Kuala Tungkal–Batam yang mencapai sekitar 18 jam.
ASDP pun mengimbau calon penumpang agar tidak memaksakan diri bepergian jika kondisi kesehatan sedang tidak prima.
“Kalau kondisi kurang sehat, sebaiknya tunda perjalanan. Ini demi keselamatan bersama, mengingat perjalanan cukup panjang,” tegasnya.
Selain itu, pihak ASDP juga berharap adanya peningkatan fasilitas serta layanan kesehatan di Pelabuhan Penyeberangan Roro Kuala Tungkal guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang. (Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Kapolsek KSKP dan Kepala ASDP Cabang Kuala Tungkal






