Gulma jadi karya bernilai jual, Kerajinan Eceng Gondok Persit KCK Tanjab Siap Berlaga di ajang Persit Bisa Vol.2 di Jakarta.

admin

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kerajinan Tangan dari Eceng Gondok

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus menunjukkan peran strategis dalam mendorong perekonomian daerah. Di Provinsi Jambi, tercatat sekitar 265 ribu pelaku UMKM aktif pada tahun 2025, mencerminkan kontribusi signifikan sektor ini terhadap pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja.

UMKM yang mencakup usaha mikro, kecil, dan menengah, terbukti mampu menjadi tulang punggung ekonomi melalui kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu subsektor yang terus berkembang adalah kerajinan tangan berbahan alami, seperti eceng gondok.

Selama ini, eceng gondok dikenal sebagai tanaman air yang tumbuh cepat dan kerap dianggap gulma pengganggu. Namun, di tangan kreatif para pelaku UMKM, tanaman ini justru diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Salah satunya adalah keranjang buah berbahan dasar eceng gondok yang diolah melalui proses pengeringan, penganyaman, hingga pembentukan produk akhir yang estetik dan fungsional.

Produk kerajinan ini memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya ramah lingkungan, kuat, unik, serta mudah dirawat. Selain itu, desainnya yang natural menjadikannya diminati sebagai elemen dekorasi sekaligus kebutuhan rumah tangga.

Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, salah satu pelaku UMKM yang mengembangkan kerajinan ini adalah Ny. Riko, anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXVI Kodim 0419/Tanjab. Berawal dari hobi, ia berhasil mengembangkan keterampilan menganyam menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga.

“Mengubah hobi menjadi sumber penghasilan adalah cara ideal untuk bekerja dengan passion. Kuncinya konsistensi, membangun portofolio, serta memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran,” ungkapnya.

Ny. Riko berharap, usaha yang dijalaninya dapat membantu perekonomian keluarga tanpa mengesampingkan perannya sebagai istri dan ibu rumah tangga.

Baginya, setiap produk yang dihasilkan bukan sekadar kerajinan, melainkan wujud kemandirian dan semangat untuk terus berkembang.

Dengan dukungan dan pembinaan dari Persit KCK, kerajinan eceng gondok tersebut kini semakin berkembang dan memiliki daya saing.

Bahkan, produk keranjang buah hasil karyanya terpilih sebagai produk unggulan yang akan mewakili Kodim 0419/Tanjung Jabung dalam ajang Persit Bisa Vol. 2 di Jakarta.

Ajang ini menjadi kesempatan besar untuk memperkenalkan produk lokal ke tingkat nasional. Partisipasi tersebut diharapkan mampu membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus mengangkat potensi daerah.

Transformasi eceng gondok dari gulma menjadi produk bernilai jual tinggi menjadi bukti bahwa inovasi dan kreativitas mampu menghadirkan solusi ekonomi berkelanjutan.

Melalui ajang ini, kerajinan tangan asal Tanjung Jabung Barat diharapkan semakin dikenal luas dan mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kodim 0419/Tanjab

Berita Terkait

PESONA BUDAYA MELAYU AKAN MEMUKAU WARGA DALAM PANGGUNG SENI HUT RI KE-81 DAN HARI JADI TANJAB BARAT KE-61.
Bazar Ekraf Pesisir 2026 Jadi Magnet UMKM, Bupati dan Ketua TP-PKK Turun Langsung Menyapa Pedagang.
Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.
Resmi Diluncurkan, Posyandu 6 SPM Bunga Tanjung Jadi Bukti Sinergi TNI dan Pemkab Tanjab Barat Tingkatkan Pelayanan Masyarakat.
Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:25 WIB

PESONA BUDAYA MELAYU AKAN MEMUKAU WARGA DALAM PANGGUNG SENI HUT RI KE-81 DAN HARI JADI TANJAB BARAT KE-61.

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Bazar Ekraf Pesisir 2026 Jadi Magnet UMKM, Bupati dan Ketua TP-PKK Turun Langsung Menyapa Pedagang.

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Berita Terbaru