Foto Keluarga Besar Himpunan Keluarga Melayu
kabarpesisirjambi.com | Tanjab Barat – Malam puncak kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke-61 akan semakin semarak dengan hadirnya Panggung Seni Budaya Melayu yang digelar di Alun-Alun Kota Kuala Tungkal, Rabu Malam (5/8) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pergelaran yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan ini akan menghadirkan kekayaan seni dan budaya Melayu dalam balutan pertunjukan yang sarat nilai sejarah, adat istiadat, serta kearifan lokal.
Beragam penampilan mulai dari tarian tradisional, lantunan musik Melayu, hingga busana adat yang anggun akan membawa masyarakat menyelami identitas budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Pentas budaya tersebut dipersembahkan oleh Himpunan Keluarga Melayu (HKM) Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai bentuk komitmen menjaga eksistensi budaya Melayu di tengah derasnya arus modernisasi.
Setiap sajian yang ditampilkan bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan penguatan jati diri daerah agar warisan budaya tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda.
Pengurus HKM Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang akrab disapa Mang Ju’ah, mengatakan bahwa malam seni budaya ini merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus ungkapan syukur atas perjalanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang kini memasuki usia ke-61.
“Pentas ini bukan sekadar hiburan. Ini adalah ikhtiar bersama untuk menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan budaya Melayu kepada generasi penerus agar tidak lekang oleh perkembangan zaman. Budaya adalah identitas yang harus terus kita rawat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang terus memberikan ruang bagi pelestarian seni dan budaya daerah melalui berbagai kegiatan kebudayaan.
Menurutnya, persembahan malam ini merupakan hadiah istimewa dari masyarakat Melayu untuk seluruh masyarakat Tanjung Jabung Barat sebagai simbol persaudaraan, kebersamaan, dan keharmonisan yang selama ini menjadi kekuatan dalam kehidupan bermasyarakat di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan.
HKM pun mengajak seluruh masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga keluarga besar Melayu untuk bersama-sama memadati Alun-Alun Kuala Tungkal dan menikmati suguhan budaya yang penuh makna.
Melalui panggung seni budaya ini, diharapkan semangat melestarikan budaya Melayu semakin tumbuh di tengah masyarakat. Sebab, budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan warisan yang menjadi penanda jati diri daerah, memperkuat persatuan, serta menjadi kebanggaan yang layak terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Malam ini, Alun-Alun Kuala Tungkal tidak hanya menjadi pusat hiburan rakyat, tetapi juga menjadi panggung yang memperlihatkan bahwa budaya Melayu tetap hidup, berkembang, dan menjadi denyut nadi kebersamaan masyarakat Tanjung Jabung Barat. (Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : kabarpesisirjambi.com






