PESONA BUDAYA MELAYU AKAN MEMUKAU WARGA DALAM PANGGUNG SENI HUT RI KE-81 DAN HARI JADI TANJAB BARAT KE-61.

admin

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Keluarga Besar Himpunan Keluarga Melayu

kabarpesisirjambi.com | Tanjab Barat – Malam puncak kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke-61 akan semakin semarak dengan hadirnya Panggung Seni Budaya Melayu yang digelar di Alun-Alun Kota Kuala Tungkal, Rabu Malam (5/8) malam.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pergelaran yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan ini akan menghadirkan kekayaan seni dan budaya Melayu dalam balutan pertunjukan yang sarat nilai sejarah, adat istiadat, serta kearifan lokal.

 

Beragam penampilan mulai dari tarian tradisional, lantunan musik Melayu, hingga busana adat yang anggun akan membawa masyarakat menyelami identitas budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

 

Pentas budaya tersebut dipersembahkan oleh Himpunan Keluarga Melayu (HKM) Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai bentuk komitmen menjaga eksistensi budaya Melayu di tengah derasnya arus modernisasi.

 

Setiap sajian yang ditampilkan bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan penguatan jati diri daerah agar warisan budaya tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda.

 

Pengurus HKM Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang akrab disapa Mang Ju’ah, mengatakan bahwa malam seni budaya ini merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus ungkapan syukur atas perjalanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang kini memasuki usia ke-61.

 

“Pentas ini bukan sekadar hiburan. Ini adalah ikhtiar bersama untuk menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan budaya Melayu kepada generasi penerus agar tidak lekang oleh perkembangan zaman. Budaya adalah identitas yang harus terus kita rawat,” ujarnya.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang terus memberikan ruang bagi pelestarian seni dan budaya daerah melalui berbagai kegiatan kebudayaan.

 

Menurutnya, persembahan malam ini merupakan hadiah istimewa dari masyarakat Melayu untuk seluruh masyarakat Tanjung Jabung Barat sebagai simbol persaudaraan, kebersamaan, dan keharmonisan yang selama ini menjadi kekuatan dalam kehidupan bermasyarakat di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan.

 

HKM pun mengajak seluruh masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga keluarga besar Melayu untuk bersama-sama memadati Alun-Alun Kuala Tungkal dan menikmati suguhan budaya yang penuh makna.

 

Melalui panggung seni budaya ini, diharapkan semangat melestarikan budaya Melayu semakin tumbuh di tengah masyarakat. Sebab, budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan warisan yang menjadi penanda jati diri daerah, memperkuat persatuan, serta menjadi kebanggaan yang layak terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

 

Malam ini, Alun-Alun Kuala Tungkal tidak hanya menjadi pusat hiburan rakyat, tetapi juga menjadi panggung yang memperlihatkan bahwa budaya Melayu tetap hidup, berkembang, dan menjadi denyut nadi kebersamaan masyarakat Tanjung Jabung Barat. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : kabarpesisirjambi.com

Berita Terkait

Bazar Ekraf Pesisir 2026 Jadi Magnet UMKM, Bupati dan Ketua TP-PKK Turun Langsung Menyapa Pedagang.
Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.
Resmi Diluncurkan, Posyandu 6 SPM Bunga Tanjung Jadi Bukti Sinergi TNI dan Pemkab Tanjab Barat Tingkatkan Pelayanan Masyarakat.
Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:25 WIB

PESONA BUDAYA MELAYU AKAN MEMUKAU WARGA DALAM PANGGUNG SENI HUT RI KE-81 DAN HARI JADI TANJAB BARAT KE-61.

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Bazar Ekraf Pesisir 2026 Jadi Magnet UMKM, Bupati dan Ketua TP-PKK Turun Langsung Menyapa Pedagang.

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Resmi Diluncurkan, Posyandu 6 SPM Bunga Tanjung Jadi Bukti Sinergi TNI dan Pemkab Tanjab Barat Tingkatkan Pelayanan Masyarakat.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Berita Terbaru