Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

admin

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kepala Bidang Hortikultura Pertanian Batanghari bersama petani

kabarpesisirjambi.com | Batanghari – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Batanghari.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya melalui kegiatan tanam perdana cabai yang digelar bersama kelompok tani di Desa Trentang Baru, sebagai langkah nyata mendorong peningkatan produksi hortikultura di daerah.

 

Kegiatan yang berlangsung di lahan pertanian milik warga tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Batanghari, perangkat desa, penyuluh pertanian lapangan, serta puluhan petani yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

 

Tanam perdana ini menjadi penanda dimulainya musim tanam cabai yang diharapkan mampu menghasilkan produksi optimal, menjaga ketersediaan pasokan di pasaran, sekaligus berkontribusi dalam mengendalikan inflasi daerah.

 

Cabai sendiri merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

 

Kepala Bidang Hortikultura Kartono Saputro, SP mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir mendampingi petani melalui berbagai program pengembangan hortikultura.

 

Pendampingan tersebut meliputi penyediaan sarana produksi, peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan budidaya, hingga penguatan penanganan pascapanen agar hasil produksi memiliki daya saing yang lebih baik.

 

“Kami sangat mengapresiasi semangat para petani di Desa Trentang Baru. Pemerintah daerah melalui Bidang Hortikultura akan terus memberikan pendampingan agar produktivitas cabai semakin meningkat, sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi petani dan mendukung ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

 

Menurutnya, keberhasilan budidaya cabai tidak hanya ditentukan oleh kualitas benih, tetapi juga penerapan teknologi budidaya yang tepat, pengendalian organisme pengganggu tanaman secara terpadu, serta pola tanam yang terencana sesuai kondisi iklim.

 

Sementara itu, para petani menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap dukungan pemerintah dapat terus berlanjut sehingga hasil panen meningkat, biaya produksi lebih efisien, dan harga jual tetap stabil.

 

Selain meningkatkan pendapatan petani, keberhasilan budidaya cabai di Desa Trentang Baru diharapkan mampu menjaga pasokan komoditas hortikultura di Kabupaten Batanghari, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa harus bergantung pada pasokan dari luar daerah.

 

Ke depan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Batanghari akan melakukan pemantauan dan pendampingan secara berkala terhadap perkembangan tanaman, mulai dari fase pertumbuhan hingga masa panen.

 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan tanaman tumbuh optimal serta meminimalkan risiko serangan hama dan penyakit.

 

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, Desa Trentang Baru diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu sentra produksi cabai unggulan di Kabupaten Batanghari, sekaligus menjadi contoh keberhasilan pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan dan berorientasi pada kemandirian pangan. (Pn)

 

 

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : kabarpesisirjambi.com

Berita Terkait

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.
Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.
Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.
Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.
Antisipasi DBD, Dinas Kesehatan: Fogging Dilakukan Berdasarkan Permohonan dan Kesepakatan Warga.
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Senin, 27 Juli 2026 - 19:19 WIB

Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:50 WIB

Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:44 WIB

Antisipasi DBD, Dinas Kesehatan: Fogging Dilakukan Berdasarkan Permohonan dan Kesepakatan Warga.

Berita Terbaru