Foto Atraksi Pencak Silat Oleh Prajurit 042/Gapu
kabarpesisirjambi.com, Jambi – Semangat pelestarian budaya bangsa berpadu dengan jiwa keprajuritan mewarnai acara Pengukuhan Pencak Silat Militer (PSM) Wilayah Korem 042/Gapu yang dipimpin langsung Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, di Lapangan Korem 042/Gapu, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat namun penuh semangat, menjadi tonggak penting dalam memperkuat pembinaan bela diri militer sekaligus menjaga eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir dalam kegiatan itu Kadisjasad selaku Ketua Umum PSM Brigjen TNI Andri Amijaya Kusumah, Gubernur Jambi Al Haris bersama unsur Forkopimda, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, para pejabat Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dan Korem 042/Gapu, Dandim 0415/Jambi, Ketua KONI Provinsi Jambi, pengurus Pengprov dan Pengcab kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, hingga para pimpinan perguruan pencak silat di Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol menegaskan bahwa Pencak Silat Militer bukan hanya sekadar kemampuan bela diri, namun juga simbol jati diri bangsa yang mengandung nilai disiplin, keberanian, kehormatan, dan pengendalian diri.
Menurutnya, kehadiran PSM di wilayah Kodam XX/TIB, khususnya Provinsi Jambi, diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus menjadi wadah pelestarian budaya dan kearifan lokal di tengah perkembangan zaman.
Sementara itu, Ketua Umum Pusat PSM Brigjen TNI Andri Amijaya Kusumah menjelaskan, pembentukan Pencak Silat Militer merupakan gagasan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai bentuk kecintaan terhadap TNI AD dan budaya bangsa.
Ia menilai pencak silat harus terus dikembangkan agar mampu sejajar dengan bela diri dari negara lain serta menjadi kebanggaan Indonesia di tingkat dunia.
Dukungan penuh juga disampaikan Gubernur Jambi Al Haris terhadap pengembangan Pencak Silat Militer di Provinsi Jambi. Ia berharap ke depan dapat digelar kejuaraan PSM secara rutin melalui ajang Piala Pangdam maupun Piala Gubernur.
Menurutnya, kompetisi tersebut dapat menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda serta melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Jambi di tingkat nasional hingga internasional.
Acara pengukuhan berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat yang hadir. Riuh tepuk tangan menggema saat penampilan demonstrasi pencak silat ditampilkan di tengah lapangan, menjadi simbol kuat sinergi TNI AD bersama masyarakat dalam menjaga budaya bangsa dan membangun generasi yang berkarakter. (Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Penrem 042/Gapu






