KMP Satria Pratama Resmi Kembali Beroperasi, Dishub Tanjab Barat Pastikan Pelayanan Penyeberangan Lebih Optimal.

admin

- Redaksi

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto PLT Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan Baground Kapal KMP. Satria Pratama.

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Kabar gembira bagi masyarakat dan pengguna jasa angkutan penyeberangan Ro-Ro Kuala Tungkal. Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Satria Pratama resmi kembali beroperasi melayani lintasan Telaga Punggur (Batam) – Kuala Tungkal mulai Rabu, 27 Mei 2026.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kembalinya operasional KMP Satria Pratama diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut, khususnya bagi pengguna kendaraan dan penumpang yang selama ini kerap menghadapi antrean panjang di Pelabuhan Penyeberangan Ro-Ro Kuala Tungkal.

 

Informasi beroperasinya kembali KMP Satria Pratama tersebut berdasarkan surat resmi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepulauan Riau.

 

Dalam surat bernomor AP.005/3/4/BPTD-KEPRI/2026 tentang persetujuan KMP Satria Pratama masuk jadwal lintasan Telaga Punggur – Kuala Tungkal, disebutkan bahwa kapal tersebut resmi disetujui untuk beroperasi mulai tanggal 27 Mei 2026.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Agus Sumantri, S.HI., M.H., membenarkan informasi tersebut saat dikonfirmasi awak media.

 

“Iya benar, KMP Satria Pratama kembali beroperasi mulai tanggal 27 Mei 2026. Kemungkinan Kamis, 28 Mei 2026 kapal sudah tiba di Pelabuhan Penyeberangan Ro-Ro Kuala Tungkal,” ujarnya.

 

Menurut Agus, penambahan armada ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan transportasi laut bagi masyarakat, khususnya pengguna jasa penyeberangan kendaraan roda dua maupun roda empat.

 

“Kita melakukan sinergi ini untuk mengoptimalkan pelayanan kepada pengguna jasa angkutan laut, khususnya pengguna kendaraan. Dengan adanya tambahan kapal ini diharapkan tidak ada lagi antrean panjang di pelabuhan, bahkan keberangkatan kapal dapat berjalan setiap hari secara lebih maksimal,” tambahnya.

 

Sebelumnya, pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Ro-Ro Kuala Tungkal hanya mengandalkan dua armada, yakni KMP Sembilang yang melayani lintasan Kuala Tungkal – Batam dan KMP Senangin untuk lintasan Kuala Tungkal – Dabo Singkep.

 

Kondisi tersebut kerap menyebabkan terjadinya penumpukan kendaraan maupun penumpang pejalan kaki, terutama pada momen libur panjang dan akhir pekan. Keterbatasan armada juga membuat sebagian pengguna jasa harus menunggu hingga berjam-jam bahkan menginap di area pelabuhan akibat kapasitas angkut yang terbatas.

 

Dengan kembali beroperasinya KMP Satria Pratama, masyarakat diharapkan dapat menikmati layanan transportasi penyeberangan yang lebih nyaman, lancar, dan efisien.

 

Selain mengurangi antrean kendaraan, kehadiran kapal tambahan ini juga diyakini mampu mendukung aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat antara Kuala Tungkal dan Batam yang selama ini cukup tinggi.

 

Pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga mengimbau seluruh pengguna jasa penyeberangan untuk tetap mematuhi aturan keselamatan pelayaran serta mengikuti jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan demi terciptanya pelayanan transportasi laut yang aman dan tertib. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : PLT. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Barat

Berita Terkait

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.
Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.
Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.
Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Senin, 27 Juli 2026 - 19:19 WIB

Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:50 WIB

Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:44 WIB

Antisipasi DBD, Dinas Kesehatan: Fogging Dilakukan Berdasarkan Permohonan dan Kesepakatan Warga.

Berita Terbaru