Pemerintah Pusat Kucurkan Anggaran Rp15 Miliar untuk Penanganan Karhutla di Tanjab Barat.

admin

- Redaksi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bupati Saat Ikut Proses Pemadaman Kebakaran Lahan.

kabarpesisirjambi.com | Tanjab Barat – Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk mendukung penanganan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan tersebut disalurkan kepada lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat langsung dalam upaya penanggulangan kebakaran dan dampaknya.

 

Lima OPD yang menerima alokasi anggaran tersebut meliputi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

 

Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, membenarkan adanya bantuan dari Pemerintah Pusat tersebut. Menurutnya, rencana pemanfaatan anggaran telah dibahas bersama Sekretaris Daerah, BPBD, dan sejumlah OPD terkait agar penggunaannya tepat sasaran dalam mendukung penanganan Karhutla.

 

“Untuk informasi lebih rinci dan teknis terkait alokasi serta rencana penggunaannya, silakan menghubungi Sekda dan OPD terkait,” ujar Katamso.

 

Berdasarkan data sementara yang diperoleh, besaran anggaran yang diterima masing-masing OPD disesuaikan dengan kebutuhan penanganan di lapangan.

 

Dinas Kesehatan menerima alokasi sekitar Rp1,2 miliar yang akan digunakan untuk pengadaan peralatan penanganan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), masker, serta alat pengukur Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).

 

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memperoleh anggaran sekitar Rp1,3 miliar. Plt. Kepala DLH, Hilman, menyebut dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung operasional serta pengadaan alat pengukur ISPU yang direncanakan dipasang di depan Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat.

 

Porsi anggaran terbesar diterima oleh BPBD, yakni sebesar Rp8.720.945.000, di luar tambahan bantuan senilai Rp500 juta. Dana tersebut diperuntukkan bagi pengadaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana serta pembayaran jasa petugas yang bertugas di lapangan.

 

Di sektor pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) menerima anggaran sekitar Rp1,2 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk pengadaan lima unit mesin pemadam, dua unit sumur bor, sepuluh gulung selang berukuran 2,5 inci, sepuluh gulung selang berukuran 1,5 inci, empat unit nozel 2,5 inci, serta empat unit nozel 1,5 inci guna memperkuat sarana penanganan Karhutla.

 

Sementara itu, Dinas PUPR memperoleh anggaran sebesar Rp738.240.000 untuk pembangunan dua embung di Kecamatan Batang Asam dan Kecamatan Renah Mendaluh. Pembangunan embung tersebut diharapkan dapat memperkuat ketersediaan sumber air sebagai salah satu upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan.

 

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap dukungan anggaran dari Pemerintah Pusat tersebut dapat memperkuat kesiapsiagaan daerah, meningkatkan efektivitas penanganan Karhutla, serta meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan terhadap masyarakat maupun lingkungan.

(Pn)

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita : kabarpesisirjambi.com

Berita Terkait

Antisipasi Paparan Kabut Asap, Bupati Minta Dinkes Siapkan Masker dan Vitamin untuk Warga.
Wabup Katamso Targetkan Jembatan Benanak Rampung Akhir 2026.
Akses Warga Membaik, Jalan Rabat Beton RT 13 Kelurahan Teluk Nilau Rampung Diperbaiki.
Boleh Berusaha, Jangan Kuasai Bahu Jalan! Satpol PP Tanjab Barat Kedepankan Edukasi.
Kabar Baik bagi Petani Kelapa, Tanjab Barat Jadi Satu-satunya Daerah di Jambi Penerima Dana BPDP 2026.
Asisten I Setda Tanjab Barat Klarifikasi Ketidak hadiran Camat pada Rakor Camat Se-Provinsi Jambi.
13 Perusahaan Absen dalam Rapat Penanganan Karhutla, Wabup Katamso Minta Dinas Perkebunan Beri Teguran.
Kabut Asap Memburuk, Disdik Tanjab Barat Liburkan Sekolah Tatap Muka Selama Empat Hari, Pembelajaran Beralih Daring.
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Atap Rampung, Dinding GRC Dikebut, Progres RTLH Mulyono Capai 70 Persen.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Persiapan Dimatangkan, Satgas TMMD dan Warga Rakit Instalasi Pipa Sumur Bor Manual, Progres Awal Capai 5 Persen.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:10 WIB

BPR Tanggo Rajo Perseroda Raih Penghargaan Bank Terinklusi 2026, Perkuat Komitmen Hadirkan Layanan Keuangan untuk Semua.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Fokus Pemasangan Lantai, Satgas TMMD dan Warga Percepat Rehab Musholla di Desa Merbau.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dukung Ketersediaan Air Bersih, Tim Wasev TMMD ke-130 Tinjau Progres Pembangunan Sumur Bor di Desa Merbau.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Wasev TMMD ke-130 Tinjau Program Nonfisik di Desa Merbau, Edukasi Kesehatan hingga Cegah Stunting Jadi Perhatian.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Wasev TMMD ke-130 Turun Langsung ke Desa Merbau, Pastikan Pembangunan Berjalan Sesuai Target.

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Pasang Dinding GRC, Progres Bedah Rumah Bapak Mulyono Tembus 60 Persen.

Berita Terbaru