Foto Pekerjaan Puskesmas Merlung Yang Belum Rampung Hingga Saat Ini
kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Proyek rehabilitasi Puskesmas Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang memakan anggaran APBD Murni hingga miliaran terus menuai sorotan. Ditambah dengan sikap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan setempat yang memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media mengenai proyek tersebut. Sabtu (11/10/2025)
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) sendiri memastikan bahwa proyek pembangunan fasilitas kesehatan tetap berjalan, meski diakui agak lambat. Menurutnya, proyek ini memiliki durasi kontrak 6 bulan dan ditargetkan selesai pada bulan Desember mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi pertanyaan mengenai dampak keterlambatan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, Kadiskes menyatakan, “Tidak masalah. Kita tidak bisa paksa cepat-cepat. Ada bongkar-bongkar juga. Yang penting, semua sesuai kontrak dan aturan yang ada.”
Pada awal diberitakan bahwa dana APBD miliaran yang dialokasikan untuk proyek ini seolah “menguap” tanpa kejelasan. Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa pekerjaan masih berlangsung, dengan material proyek berserakan di sekitar lokasi. Kondisi ini ironis, mengingat proyek seharusnya sudah rampung hal ini di karenakan kini telah memasuki masa anggaran APBD Perubahan (APBD-P) tahun 2025.
Keterlambatan ini semakin memicu pertanyaan di kalangan masyarakat, terutama dengan sikap PPK yang enggan memberikan penjelasan. Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya menyayangkan respons PPK.
“Seharusnya PPK memberikan keterangan agar berita yang ditulis berimbang,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, PPK belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab molornya rehabilitasi Puskesmas Merlung. Tim awak media masih terus berupaya mencari informasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait untuk mengungkap proyek yang vital bagi pelayanan kesehatan masyarakat ini.
Awak media juga banyak menemukan proyek APBD Murni yang belum selesai hingga saat ini, bukan hanya rehab puskesmas bahkan pintu air yang menelan anggaran miliaran yang berada di Kecamatan Tungkal Ilir pun menuai sorotan publik hal ini memicu pertanyaan kenapa proyek Miliaran yang menggunakan dana APBD Murni hingga saat ini belum selesai, yang menjadi persoalan kenapa di papan proyek tak di sebutkan waktu kontrak serta anggaran yang di gunakan. (Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Masyarakat






