BPK Bongkar Dugaan Mark up BBM di Sejumlah Dinas Tanjab Barat, Modus Ganti Struk Terkuak.

admin

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Menggunakan Ilustrasi 

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Pemeriksaan yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Jambi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) mengungkap dugaan praktik mark up pembelian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan tersebut mencuat dari hasil audit terhadap Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) dinas. BPK menemukan adanya indikasi penggelembungan nilai pembelian BBM melalui manipulasi bukti transaksi.

 

Seorang sumber menyebutkan, modus yang digunakan terbilang sederhana namun sistematis, yakni dengan mengganti struk pembelian asli dari SPBU atau pom mini (pertamini) dengan struk buatan yang nilainya lebih besar.

 

“Iya, banyak yang kena. Rata-rata mengganti struk pembelian. Misalnya beli Rp. 100 ribu, tapi di SPJ dilaporkan menjadi Rp. 300 ribu dengan struk buatan,” ungkap sumber, Kamis (9/4/2026).

 

Kecurangan ini terungkap dari ketidak sesuaian antara struk yang dilampirkan dalam SPJ dengan data pembanding yang dimiliki BPK. Perbedaan terlihat mencolok, baik dari sisi nominal angka, ukuran cetakan, hingga kualitas kertas struk.

 

“Angka yang tertera di struk laporan lebih besar dan berbeda dengan struk asli dari SPBU atau pom mini. Dari situ mulai terdeteksi,” jelasnya.

 

Tak berhenti pada satu instansi, praktik serupa disebut terjadi di beberapa dinas. Kecurigaan awal muncul karena nilai pengeluaran BBM dalam SPJ dinilai tidak wajar, sehingga mendorong BPK melakukan penelusuran lebih lanjut.

 

Dalam proses audit, BPK mencocokkan struk yang dilaporkan dengan bukti transaksi asli dari lokasi pembelian BBM yang sama. Hasilnya, ditemukan perbedaan signifikan yang menguatkan dugaan manipulasi.

 

“Di situlah akhirnya terbongkar,” tegas sumber.

 

Bahkan, pada sejumlah dinas yang berlokasi di kawasan Jalan Bringin hingga Jalan Siswa, nilai temuan disebut mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah. Sejumlah pihak terkait dikabarkan telah mulai mengembalikan kerugian negara.

 

“Banyak yang mengembalikan, nilainya dari jutaan sampai puluhan juta,” tambahnya.

 

Sumber juga menilai, ketelitian auditor BPK menjadi kunci terbongkarnya praktik tersebut. Sebelum audit dilakukan, BPK disebut telah lebih dulu menelusuri lokasi pembelian BBM oleh dinas, sehingga memiliki data pembanding yang akurat.

 

Di sisi lain, beredar informasi adanya dorongan agar temuan tersebut segera ditindak lanjuti dan diselesaikan, guna mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bagi Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

 

Selain itu, beredar informasi adanya instruksi agar temuan segera dikembalikan guna mempertahankan opini WTP ke-8 berturut-turut. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : BPK

Berita Terkait

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.
Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.
Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.
Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Senin, 27 Juli 2026 - 19:19 WIB

Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:50 WIB

Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:44 WIB

Antisipasi DBD, Dinas Kesehatan: Fogging Dilakukan Berdasarkan Permohonan dan Kesepakatan Warga.

Berita Terbaru