Diduga Akibat Sengketa Lahan, PT. WKS Putus Akses Jalan, Masyarakat Lapor ke Bupati Tanjabbar.

admin

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Alat Berat Milik PT. WKS Putus Jalan Masyarakat di Bukit Bakar.

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Konflik lahan antara perusahaan dan masyarakat kembali memicu ketegangan. Kali ini, PT Wira Kencana Sakti (WKS) diduga memutus akses jalan menuju Desa Bukit Bakar, Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pada Jumat (24/4/2026). Tindakan tersebut diduga merupakan buntut dari sengketa lahan yang belum terselesaikan.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemutusan jalan ini disebut berkaitan dengan konflik antara pihak perusahaan dan Kelompok Tani Bukit Bakar Jaya. Akibatnya, akses utama masyarakat menuju desa dan wilayah sekitarnya terganggu, memicu protes warga setempat. Tak hanya itu, masyarakat juga telah melayangkan laporan resmi kepada pemerintah daerah..

 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tanjung Jabung Barat melalui Kepala Bidang Sengketa Lahan, Hilal, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebutkan, surat pengaduan dari warga diterima pada Kamis (23/4/2026) dan ditujukan kepada Bupati Tanjung Jabung Barat dengan tembusan ke Kesbangpol.

 

“Benar, kami telah menerima laporan tertulis dari masyarakat Desa Bukit Bakar terkait pemutusan jalan tersebut,” ujar Hilal saat dikonfirmasi.

 

Sebagai tindak lanjut, pihak Kesbangpol telah meminta Camat Renah Mendaluh untuk segera melakukan verifikasi lapangan atas laporan warga.

 

“Langkah awal, kami sudah meminta camat setempat untuk menindak lanjuti dan mengecek langsung kondisi di lokasi,” tambahnya.

 

Sementara itu, Camat Renah Mendaluh, Suhardi, membenarkan telah menerima instruksi dari pemerintah kabupaten melalui Kesbangpol.

 

Ia menyatakan pihaknya telah menjadwalkan pertemuan antara kedua belah pihak guna mencari solusi.

 

“Kami sudah mengagendakan pemanggilan PT. WKS dan perwakilan masyarakat pada Senin mendatang untuk mediasi,” tegas Suhardi.

 

Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah kecamatan, konflik ini berakar dari klaim lahan seluas sekitar 500 hektare yang dikelola Kelompok Tani Bukit Bakar Jaya, namun berada dalam wilayah konsesi perusahaan.

 

“Permasalahan ini sudah beberapa kali dibahas, namun belum menemukan titik temu,” jelasnya.

 

Pemerintah kecamatan berharap mediasi yang akan digelar dapat menghasilkan kesepakatan damai antara kedua belah pihak.

 

“Kami berharap persoalan ini bisa diselesaikan secara musyawarah dan damai,” pungkas Suhardi.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT. WKS belum memberikan keterangan resmi, baik melalui pertemuan langsung maupun konfirmasi via telepon.(Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kebangpol Tanjab Barat

Berita Terkait

PESONA BUDAYA MELAYU AKAN MEMUKAU WARGA DALAM PANGGUNG SENI HUT RI KE-81 DAN HARI JADI TANJAB BARAT KE-61.
Bazar Ekraf Pesisir 2026 Jadi Magnet UMKM, Bupati dan Ketua TP-PKK Turun Langsung Menyapa Pedagang.
Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.
Resmi Diluncurkan, Posyandu 6 SPM Bunga Tanjung Jadi Bukti Sinergi TNI dan Pemkab Tanjab Barat Tingkatkan Pelayanan Masyarakat.
Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:25 WIB

PESONA BUDAYA MELAYU AKAN MEMUKAU WARGA DALAM PANGGUNG SENI HUT RI KE-81 DAN HARI JADI TANJAB BARAT KE-61.

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Bazar Ekraf Pesisir 2026 Jadi Magnet UMKM, Bupati dan Ketua TP-PKK Turun Langsung Menyapa Pedagang.

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Berita Terbaru