Foto Kegiatan Pemasangan Dinding GRC Bagian Depan
kabarpesisirjambi.com | Tanjab Timur – Progres pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Supiandi, salah satu sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0419/Tanjab di Desa Merbau, Kecamatan Mendahara, terus bergerak maju.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Memasuki Rabu (4/11/2026), capaian pekerjaan telah mencapai 45 persen, ditandai dengan dimulainya pemasangan dinding Glass Reinforced Concrete (GRC) pada bagian depan atas bangunan.
Tahapan tersebut menjadi salah satu pekerjaan penting karena berfungsi menutup area segitiga di bawah konstruksi atap seng yang sebelumnya telah selesai dipasang. Di bawah koordinasi Satgas TMMD, personel TNI bersama masyarakat bekerja secara gotong royong menggunakan perancah kayu untuk memasang lembaran GRC secara presisi agar menyatu kuat dengan rangka bangunan.
Suasana kebersamaan tampak begitu terasa di lokasi. Sebagian personel mengukur material, sementara lainnya memotong dan memasang lembaran GRC satu per satu hingga menutup rapat bagian depan rumah. Ketelitian menjadi prioritas agar hasil pekerjaan tidak hanya cepat, tetapi juga kokoh dan memiliki daya tahan tinggi.
Batih Ter Satgas TMMD menjelaskan bahwa pemasangan dinding GRC bagian atas merupakan tahapan strategis sebelum pengerjaan berlanjut ke sisi bangunan lainnya.
“Alhamdulillah, progres rumah Bapak Supiandi hari ini sudah mencapai 45 persen. Saat ini kami fokus memasang dinding GRC pada bagian depan atas rumah, tepat di bawah atap seng. Bagian ini memiliki fungsi penting untuk menutup konstruksi sehingga mampu melindungi rangka atap dan bagian dalam rumah dari terpaan angin maupun rembesan air hujan. Karena itu setiap lembar GRC harus dipasang dengan presisi serta diperkuat menggunakan rangka kayu agar hasilnya benar-benar maksimal,” jelasnya.
Ia menambahkan, semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi faktor utama yang membuat setiap tahapan pekerjaan dapat berlangsung sesuai target.
“Meski pekerjaan dilakukan di atas perancah dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi, personel Satgas dan warga tetap bekerja penuh semangat. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama TMMD. Kami optimistis setelah penyelesaian bagian atas ini, pekerjaan akan berlanjut ke pemasangan dinding bagian bawah dan tahap penyempurnaan interior sehingga rumah ini dapat segera dihuni dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.
Dengan progres yang terus meningkat dari hari ke hari, impian Bapak Supiandi untuk memiliki rumah yang layak huni kini semakin mendekati kenyataan. Program TMMD ke-130 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. (Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Kabarpesisirjambi.com






