Komisi III DPRD Tanjab Barat Monitor Proyek Recehan, “Proyek Miliaran Tutup Mata”

admin

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kantor DPRD Tanjab Barat Beserta Sejumlah Mega Proyek

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat –  Komisi III DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat melakukan monitoring langsung proyek Pemakaman Umum Berkah Kota Kuala Tungkal hari ini sore. Namun, tindakan itu malah menimbulkan kekesalan warga yang menyatakan lembaga perwakilan hanya “berani” pantau proyek kecil, sementara proyek miliaran rupiah yang sudah rusak justru “ditularkan mata”.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku pertama kali melihat anggota Komisi III beserta ketua dan sekretarisnya melakukan pengecekan proyek APBD. “Perdana saya lihat DPRD monitoring di sini, tapi anehnya yang dipantau cuma proyek recehan. Kenapa tidak yang anggarannya besar?” tanyanya dengan nada kesal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mencontohkan beberapa proyek miliaran yang menjadi sorotan publik karena kondisi yang memprihatinkan, namun belum pernah ditinjau. Di antaranya:

– Proyek Pintu Air Parit 9 Desa Tungkal Satu (Rp 4 miliar lebih)

– Proyek Drainase Jalur II Parit Gompong (Rp 12 miliar)

– Proyek Peningkatan Jalan Ban V Kecamatan Senyerang (Rp 13 miliar)

– Proyek Pembangunan Gedung Resmob Polda Jambi (Rp 8 miliar)

“Walaupun drainase jalur II itu anggarannya besar, dan pintu air beberapa hari ini bahkan jebol dengan anggaran fantastis, kenapa tidak di cek? Seolah-olah proyek miliaran ini ditutup mata saja,” tambah warga tersebut.

Hingga saat ini, pihak DPRD belum memberikan keterangan apakah akan melakukan monitoring terhadap proyek-proyek besar tersebut. Kondisi ini membuat publik mempertanyakan efektivitas pengawasan anggaran APBD yang seharusnya untuk kesejahteraan masyarakat. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Masyarakat

Berita Terkait

Bazar Ekraf Pesisir 2026 Jadi Magnet UMKM, Bupati dan Ketua TP-PKK Turun Langsung Menyapa Pedagang.
Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.
Resmi Diluncurkan, Posyandu 6 SPM Bunga Tanjung Jadi Bukti Sinergi TNI dan Pemkab Tanjab Barat Tingkatkan Pelayanan Masyarakat.
Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Bazar Ekraf Pesisir 2026 Jadi Magnet UMKM, Bupati dan Ketua TP-PKK Turun Langsung Menyapa Pedagang.

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Resmi Diluncurkan, Posyandu 6 SPM Bunga Tanjung Jadi Bukti Sinergi TNI dan Pemkab Tanjab Barat Tingkatkan Pelayanan Masyarakat.

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Senin, 27 Juli 2026 - 20:43 WIB

Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.

Berita Terbaru