Pampsimas Tak Berfungsi Sejak 2018, Beredar Kabar Pipa Penyalur di Jual.

admin

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kondisi Pampsimas

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Tak berfungsi sejak dibangun pada tahun 2018 lalu, beredar kabar pipa penyalur air untuk pampsimas yang berlokasi di Desa Teluk Ketapang, kecamatan Senyerang dijual. Minggu (21/12/2025).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang berada di Desa Teluk Ketapang , Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang di bangun sekitar tahun 2018 lalu tidak berfungsi sampai saat ini.

 

Kepada media ini masyarakat Desa Teluk Ketapang mengatakan bahwa memang benar pipa yang dipergunakan untuk mengalirkan Air Pamsimas tersebut di jual.

“Gimana kami mau merasakan aliran air Pamsimas itu bang pipanya saja di jual di Parit 12 Pudin,.”Jelas warga Desa Teluk Ketapang.

 

Warga juga menjelaskan, sejak dibangun beberapa tahun lalu pampsimas tersebut tidak pernah memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

” Sejak dibangun sampai hari ini kami tidak pernah ada air bersih dari pampsimas tersebut, apalagi sekarang kabarnya pipa penyalur air tersebut telah dijual, “sebutnya.

Pj kepala Desa Teluk Ketapang, Zahrul Wafa Ruslan saat dikonfirmasi membenarkan jika pampsimas tersebut dibangun pada tahun 2018 lalu.

 

” Informasi yang saya dapat dari masyarakat seperti itu, dan kabarnya itu dibangun pada 2018 lalu, ” kata pj kades saat dikonfirmasi via telepon.

Saat ditanya terkait penjualan pipa penyalur air oleh oknum pengurus pampsimas pj kades belum mengetahui hal itu.

 

” Kalau soal itu saya belum tau, karna pampsimas ini kan ada pengurus nya dari unsur masyarakat, “jelasnya.

Terpisah sekdes Desa Teluk Ketapang Muamar saat dikonfirmasi juga membenarkan jika proyek pampsimas di Desa Teluk Ketapang dibangun pada 2018 silam.

 

Dia juga menerangkan bahwa hingga saat ini pamsimas tersebut masih berfungsi dan mengalihkan air ke rumah warga.

 

” Masih berfungsi dan ada sekitar 5 rumah warga yang memanfaatkan air bersih dari pampsimas tersebut, ” jelasnya saat dikonfirmasi media sambungan telepon.

 

Disinggung soal adanya asset pampsimas berupa pipa yang dijual sehingga program air bersih tersebut tidak dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat sekitar.

 

” Kalau soal penjualan pipa saya tidak tau dan tidak pernah mendengar, karena pada saat selesai dibangun pengelolaan pampsimas langsung di serahkan ke KKM bukan ke pemerintah Desa, “ungkapnya.

 

Sayangnya hingga berita ini diterbitkan belum diketahui siapa oknum yang telah menjual aset negara berupa pipa pampsimas di Desa Teluk Ketapang. (Pn)

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Sekdes Desa Teluk Ketapang

Berita Terkait

Berikan Rasa Aman Pengguna Jasa Transportasi Laut, Dishub Tanjab Barat Bagikan Masker di Sejumlah Pelabuhan.
Kolaborasi Peduli Sesama, CV Tri Putra Cont dan Imigrasi Kuala Tungkal Salurkan 3.000 Masker di Tengah Kabut Asap.
87 Hektare Sawah di Tanjab Barat Gagal Panen Akibat Kemarau, Kadis Tanaman Pangan Beberkan Penyebab dan Solusinya.
Lapas Kuala Tungkal Perketat Pengawasan, Razia Gabungan TNI-Polri Pastikan Lapas Bersih dari HP dan Narkoba.
Resmi Dibuka, Mess Kodim 0419/Tanjab Jadi Fasilitas Singgah Nyaman bagi Prajurit.
Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Pemkab dan Stakeholder Dalam Penanganan Karhutlah.
Kabut Asap Ancam Kesehatan, Dinkes Sebut: 317 Warga Tanjab Barat Terserang ISPA dalam Sepekan.
Hamdani Buka Suara Soal Polemik Rapat Banggar: “Saya Justru Berupaya Meredam Ketegangan”
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:33 WIB

Berikan Rasa Aman Pengguna Jasa Transportasi Laut, Dishub Tanjab Barat Bagikan Masker di Sejumlah Pelabuhan.

Jumat, 18 September 2026 - 09:54 WIB

Kolaborasi Peduli Sesama, CV Tri Putra Cont dan Imigrasi Kuala Tungkal Salurkan 3.000 Masker di Tengah Kabut Asap.

Kamis, 17 September 2026 - 14:07 WIB

87 Hektare Sawah di Tanjab Barat Gagal Panen Akibat Kemarau, Kadis Tanaman Pangan Beberkan Penyebab dan Solusinya.

Kamis, 17 September 2026 - 13:07 WIB

Lapas Kuala Tungkal Perketat Pengawasan, Razia Gabungan TNI-Polri Pastikan Lapas Bersih dari HP dan Narkoba.

Rabu, 16 September 2026 - 16:36 WIB

Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Pemkab dan Stakeholder Dalam Penanganan Karhutlah.

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Kabut Asap Ancam Kesehatan, Dinkes Sebut: 317 Warga Tanjab Barat Terserang ISPA dalam Sepekan.

Selasa, 15 September 2026 - 14:36 WIB

Hamdani Buka Suara Soal Polemik Rapat Banggar: “Saya Justru Berupaya Meredam Ketegangan”

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Tokoh Masyarakat Batang Asam Apresiasi Kinerja Hamdani, Nilai Aspirasi Warga Terus Diperjuangkan.

Berita Terbaru