Foto Bupati Saat Ikut Proses Pemadaman Kebakaran Lahan.
kabarpesisirjambi.com | Tanjab Barat – Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk mendukung penanganan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan tersebut disalurkan kepada lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat langsung dalam upaya penanggulangan kebakaran dan dampaknya.
Lima OPD yang menerima alokasi anggaran tersebut meliputi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, membenarkan adanya bantuan dari Pemerintah Pusat tersebut. Menurutnya, rencana pemanfaatan anggaran telah dibahas bersama Sekretaris Daerah, BPBD, dan sejumlah OPD terkait agar penggunaannya tepat sasaran dalam mendukung penanganan Karhutla.
“Untuk informasi lebih rinci dan teknis terkait alokasi serta rencana penggunaannya, silakan menghubungi Sekda dan OPD terkait,” ujar Katamso.
Berdasarkan data sementara yang diperoleh, besaran anggaran yang diterima masing-masing OPD disesuaikan dengan kebutuhan penanganan di lapangan.
Dinas Kesehatan menerima alokasi sekitar Rp1,2 miliar yang akan digunakan untuk pengadaan peralatan penanganan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), masker, serta alat pengukur Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memperoleh anggaran sekitar Rp1,3 miliar. Plt. Kepala DLH, Hilman, menyebut dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung operasional serta pengadaan alat pengukur ISPU yang direncanakan dipasang di depan Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat.
Porsi anggaran terbesar diterima oleh BPBD, yakni sebesar Rp8.720.945.000, di luar tambahan bantuan senilai Rp500 juta. Dana tersebut diperuntukkan bagi pengadaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana serta pembayaran jasa petugas yang bertugas di lapangan.
Di sektor pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) menerima anggaran sekitar Rp1,2 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk pengadaan lima unit mesin pemadam, dua unit sumur bor, sepuluh gulung selang berukuran 2,5 inci, sepuluh gulung selang berukuran 1,5 inci, empat unit nozel 2,5 inci, serta empat unit nozel 1,5 inci guna memperkuat sarana penanganan Karhutla.
Sementara itu, Dinas PUPR memperoleh anggaran sebesar Rp738.240.000 untuk pembangunan dua embung di Kecamatan Batang Asam dan Kecamatan Renah Mendaluh. Pembangunan embung tersebut diharapkan dapat memperkuat ketersediaan sumber air sebagai salah satu upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap dukungan anggaran dari Pemerintah Pusat tersebut dapat memperkuat kesiapsiagaan daerah, meningkatkan efektivitas penanganan Karhutla, serta meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan terhadap masyarakat maupun lingkungan.
(Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : kabarpesisirjambi.com






