Perubahan Desa dan Peningkatan Pemberdayaan SDM Lokal, Ala Kades Kemuning Tanjabbar.

admin

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Petani Desa Kemuning.

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Desa Kemuning dahulu hanya dikenal sebagai desa terpencil yang terletak dekat dari jantung ibu Kota Kabupaten, tepatnya Desa Kemuning berada di wilayah di Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desa Kemuning kini bertransformasi menjadi contoh salah satu desa yang maju. Perubahan tersebut tak lepas dari peran dari sektor perkebunan dan pertanian sebagai motor penggerak ekonomi serta kepemimpinan yang unggul dan terus mendorong kemajuan daerah.

 

Diketahui bahwa Desa tersebut didirikan sekitar tahun 1950 oleh para perantau asal Kalimantan Selatan yang membuka lahan hutan menjadi pemukiman, Desa Kemuning awalnya hanya mengandalkan sektor perkebunan kelapa dan pinang sebagai sumber penghidupan utama. Seiring berjalannya waktu, kedatangan masyarakat dari suku lainnya seperti Jawa memperkaya keragaman sosial dan mendorong perkembangan lebih lanjut.

 

Dengan dukungan kemajuan teknologi dan kepemimpinan kepala desa yang memiliki pola pikir cemerlang serta niat tulus untuk kemajuan, desa ini mulai menunjukkan perkembangan pesat. Sekitar 76% wilayah desa kini digunakan sebagai lahan perkebunan yang tidak hanya meliputi kelapa dan pinang, tetapi juga kelapa sawit yang menjadi komoditas utama yang mendongkrak perekonomian masyarakat.

 

Secara administratif, Desa Kemuning terbagi menjadi dua dusun yaitu Dusun Suka Damai dan Dusun Permata Indah, dengan delapan Rukun Tetangga (RT 01 hingga RT 08). Penduduknya yang heterogen hidup rukun dengan mayoritas memeluk agama Islam dan kondisi sosial ekonomi yang relatif merata. Kecamatan Bram Itam yang menjadi wilayah desa ini bahkan memiliki semboyan “Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan” yang mencerminkan semangat kerja sama masyarakat.

 

Tak hanya unggul di sektor ekonomi, Desa Kemuning juga telah menorehkan berbagai prestasi dan mendapatkan penghargaan dari pemerintah, Kolaborasi erat antara perangkat desa, dengan berbagai stakeholder pihak terkait, dan seluruh masyarakat setempat menjadi kunci utama kesuksesan yang membuat desa yang dulunya tersembunyi kini dikenal secara luas oleh publik.

 

“Kami tidak hanya fokus pada perkembangan ekonomi melalui perkebunan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” ujar salah satu perangkat desa saat dihubungi.

 

“Semua kemajuan ini hasil kerja sama kita bersama masyarakat yang selalu mendukung langkah-langkah pembangunan desa.”

 

Kepala Desa Kemuning Abdul Gani, Spd, i juga mengatakan, kemajuan suatu desa paling utama didorong dari peningkatan dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.

 

“Selain tolak ukur faktor perekonomian, sektor peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), serta pemberdayaan masyarakat sekitar dan melibatkan masyarakat dalam progam apapun yang ada di Desa menjadi faktor utama kemajuan daerah itu sendiri”.ungkapnya

 

Diketahui bahwa Desa Kemuning sering mendapatkan progam bantuan, dan baru baru desa tersebut mendapatkan progam Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD). (Pn)

 

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kepala Desa Kemuning

Berita Terkait

Berikan Rasa Aman Pengguna Jasa Transportasi Laut, Dishub Tanjab Barat Bagikan Masker di Sejumlah Pelabuhan.
Kolaborasi Peduli Sesama, CV Tri Putra Cont dan Imigrasi Kuala Tungkal Salurkan 3.000 Masker di Tengah Kabut Asap.
87 Hektare Sawah di Tanjab Barat Gagal Panen Akibat Kemarau, Kadis Tanaman Pangan Beberkan Penyebab dan Solusinya.
Lapas Kuala Tungkal Perketat Pengawasan, Razia Gabungan TNI-Polri Pastikan Lapas Bersih dari HP dan Narkoba.
Resmi Dibuka, Mess Kodim 0419/Tanjab Jadi Fasilitas Singgah Nyaman bagi Prajurit.
Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Pemkab dan Stakeholder Dalam Penanganan Karhutlah.
Kabut Asap Ancam Kesehatan, Dinkes Sebut: 317 Warga Tanjab Barat Terserang ISPA dalam Sepekan.
Hamdani Buka Suara Soal Polemik Rapat Banggar: “Saya Justru Berupaya Meredam Ketegangan”
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:33 WIB

Berikan Rasa Aman Pengguna Jasa Transportasi Laut, Dishub Tanjab Barat Bagikan Masker di Sejumlah Pelabuhan.

Jumat, 18 September 2026 - 09:54 WIB

Kolaborasi Peduli Sesama, CV Tri Putra Cont dan Imigrasi Kuala Tungkal Salurkan 3.000 Masker di Tengah Kabut Asap.

Kamis, 17 September 2026 - 14:07 WIB

87 Hektare Sawah di Tanjab Barat Gagal Panen Akibat Kemarau, Kadis Tanaman Pangan Beberkan Penyebab dan Solusinya.

Kamis, 17 September 2026 - 13:07 WIB

Lapas Kuala Tungkal Perketat Pengawasan, Razia Gabungan TNI-Polri Pastikan Lapas Bersih dari HP dan Narkoba.

Rabu, 16 September 2026 - 16:36 WIB

Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Pemkab dan Stakeholder Dalam Penanganan Karhutlah.

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Kabut Asap Ancam Kesehatan, Dinkes Sebut: 317 Warga Tanjab Barat Terserang ISPA dalam Sepekan.

Selasa, 15 September 2026 - 14:36 WIB

Hamdani Buka Suara Soal Polemik Rapat Banggar: “Saya Justru Berupaya Meredam Ketegangan”

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Tokoh Masyarakat Batang Asam Apresiasi Kinerja Hamdani, Nilai Aspirasi Warga Terus Diperjuangkan.

Berita Terbaru