Petani Padi Desa Pembengis Menjerit, Tanaman Padi Rusak Terendam Air Laut.

admin

- Redaksi

Kamis, 27 November 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Sawah Padi yang Terendam Banjir Air Laut.

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Petani Desa Pembengis, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjerit. Pasalnya tanaman padi milik mereka rusak akibat terendam air asin. Kamis Pagi (27/11/2025)

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan ini disampaikan petani Desa Pembengis melalui akun media sosial miliknya yang di share ke Group Facebook Pencerahan Tanjung Jabung Barat.

 

“Pencerahan Tanjung Jabung Barat,” netizen tersebut menulis, “Bibit padi, ‘hidup segan mati tak mau’ akibat masuknya air asin, bukan solusi yang diberikan malah kerugian yang didapatkan petani.”

 

Unggahan ini dengan cepat menyebar dan menarik perhatian warganet lainnya, yang sebagian besar turut merasakan dampak serupa.

 

Seorang petani Desa Pembengis yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya masalah ini.

 

Ia menjelaskan bahwa air asin telah merusak lahan pertanian mereka, menyebabkan bibit padi tidak tumbuh dengan baik.

 

“Kami sudah mencoba berbagai cara, tapi hasilnya tetap sama. Air asin ini benar-benar membuat kami putus asa,” ujarnya

 

Kerusakan bibit padi ini tentu saja berdampak besar pada hasil panen para petani nantinya. Selain itu mereka juga terancam mengalami kerugian besar, bahkan gagal panen.

 

Kondisi ini semakin memperburuk perekonomian mereka yang selama ini bergantung pada sektor pertanian padi.

Atas kejadian ini diharapkan pemerintah daerah diharapkan segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini.

 

Para petani membutuhkan solusi konkret, seperti pembangunan tanggul penahan air laut, penyediaan bibit padi yang tahan terhadap air asin, atau bantuan modal untuk memulai usaha lain.

 

“Kami berharap pemerintah bisa segera membantu kami. Jika tidak, kami tidak tahu lagi bagaimana cara menghidupi keluarga kami”, Pungkas petani tersebut dengan nada penuh harap.

 

Terpisah Camat Bram Itam, Rendriawan saat dikonfirmasi menyarankan kepada kelompok petani dan masyarakat petani padi di wilayah Desa Pembengis melakukan kordinasi dengan dinas terkait.

 

“Karna ini menyakut soal pertanian maka kami menyarankan kelompok tani atau masyarakat Desa Pembengis segera berkoordinasi dengan dinas Pertanian yang memahami persoalan tersebut,” sebutnya.

 

Dia juga menyarankan terkait masuknya air asin ke lokasi persawahan bisa juga masyarakat mengusulkan perbaikan irigasi dan tanggul ke pada pemeriksaan melalui dinas terkait.

 

“Bisa jadi masuknya air asin tersebut karena faktor tanggul atau irigasi nya, untuk itu kita menyarankan masyarakat dan kelompok tani segera mengusulkan untuk perbaikan tanggul dan irigasi nya ke dinas terkait, ” pungkasnya. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Petani Padi Kecamatan Bram Itam

Berita Terkait

PESONA BUDAYA MELAYU AKAN MEMUKAU WARGA DALAM PANGGUNG SENI HUT RI KE-81 DAN HARI JADI TANJAB BARAT KE-61.
Bazar Ekraf Pesisir 2026 Jadi Magnet UMKM, Bupati dan Ketua TP-PKK Turun Langsung Menyapa Pedagang.
Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.
Resmi Diluncurkan, Posyandu 6 SPM Bunga Tanjung Jadi Bukti Sinergi TNI dan Pemkab Tanjab Barat Tingkatkan Pelayanan Masyarakat.
Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:25 WIB

PESONA BUDAYA MELAYU AKAN MEMUKAU WARGA DALAM PANGGUNG SENI HUT RI KE-81 DAN HARI JADI TANJAB BARAT KE-61.

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Bazar Ekraf Pesisir 2026 Jadi Magnet UMKM, Bupati dan Ketua TP-PKK Turun Langsung Menyapa Pedagang.

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Berita Terbaru