Tahun 2025 Normalisasi Sejumlah Sungai di Tanjabbar Meningkat, Warga Berharap Dikerjakan Dengan Baik.

admin

- Redaksi

Jumat, 3 Oktober 2025 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Data Pengerjaan Normalisasi Di Tanjabbarat

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat gencar lakukan Normalisasi Sungai, khususnya untuk warga di lima Desa di Tanjab Barat karena Pemprov Jambi melalui dinas PUPR provinsi jambi meluncurkan anggaran miliyar melalui dana APBD murni pemprov tahun 2025,untuk kegiatan proyek Normalisasi sungai.

Bedasarkan data yang dihimpun proyek normalisasi sungai ini akan dilaksanakan di lima lokasi di tanjab Barat, diantaranya Desa Serindit, Sungai Dualap, Mekar Jati, Pasar Senen, dan Tungkal V.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perlu diketahui anggaran proyek ini bervariasi, mulai dari Rp500 juta hingga Rp1,5 miliar.

Seperti infomasi yang dihimpun Proyek perbaikan sungai di desa sungai serindit,dikerjakan CV Abi Karya Persada. dengan nilai pagu Rp 500.000.000.00 dan nilai HPS Rp 499.996.280.00

Kemudian perbaikan sungai di desa Sungai Dualap, dikerjakan oleh CV Abi Karya Persada dengan nilai pagu Rp 1.500.000.000.00 dan nilai HPS Rp 1.499.780.210.00

Kemudian perbaikan sungai di Desa Mekar Jati, dikerjakan oleh CV Empat Pilar Kejayaan dengan nilai pagu Rp 500.000.000.00 dan nilai HPS Rp 499.979.550.00

Kemudian Proyek perbaikan sungai di desa Pasar Senen,dikerjakan oleh CV. Empat Pilar Kejayaan dengan nilai pagu Rp 499.980.800 dan nilai HPS Rp 500.000.000.00

Kemudian proyek perbaikan sungai Tungkal V, dikerjakan oleh CV Betara Rent AND BULID dengan nilai pagu Rp 1.300.000.000.00 dan nilai HPS Rp 1.299.976.800.00

Terpisah berapa warga setempat menyambut baik proyek normalisasi tersebut,karena dengan adanya perbaikan sungai, masalah banjir yang selama ini terjadi bisa diatasi. Karena endapan lumpur dan tumbuhan liar membuat sungai menjadi dangkal. Akibatnya, saat hujan deras, air meluap dan membanjiri rumah dan lahan pertanian warga. Sawah gagal panen, kebun rusak, dan ikan di tambak pun ikut hanyut.

Dengan adanya proyek ini, sungai akan dikeruk, dibersihkan, dan diperdalam menggunakan alat berat. Tujuannya agar air bisa mengalir lebih lancar dan tidak meluap saat hujan.

“Kami sudah sering kebanjiran kalau musim hujan. Sawah juga jadi rusak. Kami sangat berharap, dengan adanya perbaikan sungai ini, banjir tidak terjadi lagi,” kata seorang warga pada Kamis (2/10/2025).

Selain mencegah banjir, warga juga berharap hasil panen sawah dan tambak bisa meningkat. Jika air sungai lancar, tanaman dan ikan bisa tumbuh dengan baik.

Sekarang, warga menunggu hasil kerja dari pihak perusahaan yang telah memenangkan lelang proyek tersebut. Mereka berharap perusahaan yang memenangkan kegiatan proyek ini bisa bekerja dengan baik dan sesuai dengan aturan yang ada. Pemerintah daerah juga diharapkan ikut mengawasi proyek ini agar berjalan lancar.

Warga juga mengingatkan, jika proyek ini dikerjakan asal-asalan, maka akan menjadi sia-sia. Masyarakat akan rugi dan tidak tahu kapan lagi proyek serupa bisa didapatkan. Oleh karena itu, pengawasan dari pemerintah dan semua pihak sangat dibutuhkan agar proyek ini berjalan sesuai harapan.

Proyek perbaikan sungai ini sangat penting bagi warga . Mereka berharap, dengan adanya proyek ini, kehidupan mereka bisa lebih baik dan terbebas dari banjir. (Pn)

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Masyarakat

Berita Terkait

Berikan Rasa Aman Pengguna Jasa Transportasi Laut, Dishub Tanjab Barat Bagikan Masker di Sejumlah Pelabuhan.
Kolaborasi Peduli Sesama, CV Tri Putra Cont dan Imigrasi Kuala Tungkal Salurkan 3.000 Masker di Tengah Kabut Asap.
87 Hektare Sawah di Tanjab Barat Gagal Panen Akibat Kemarau, Kadis Tanaman Pangan Beberkan Penyebab dan Solusinya.
Lapas Kuala Tungkal Perketat Pengawasan, Razia Gabungan TNI-Polri Pastikan Lapas Bersih dari HP dan Narkoba.
Resmi Dibuka, Mess Kodim 0419/Tanjab Jadi Fasilitas Singgah Nyaman bagi Prajurit.
Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Pemkab dan Stakeholder Dalam Penanganan Karhutlah.
Kabut Asap Ancam Kesehatan, Dinkes Sebut: 317 Warga Tanjab Barat Terserang ISPA dalam Sepekan.
Hamdani Buka Suara Soal Polemik Rapat Banggar: “Saya Justru Berupaya Meredam Ketegangan”
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:33 WIB

Berikan Rasa Aman Pengguna Jasa Transportasi Laut, Dishub Tanjab Barat Bagikan Masker di Sejumlah Pelabuhan.

Jumat, 18 September 2026 - 09:54 WIB

Kolaborasi Peduli Sesama, CV Tri Putra Cont dan Imigrasi Kuala Tungkal Salurkan 3.000 Masker di Tengah Kabut Asap.

Kamis, 17 September 2026 - 14:07 WIB

87 Hektare Sawah di Tanjab Barat Gagal Panen Akibat Kemarau, Kadis Tanaman Pangan Beberkan Penyebab dan Solusinya.

Kamis, 17 September 2026 - 13:07 WIB

Lapas Kuala Tungkal Perketat Pengawasan, Razia Gabungan TNI-Polri Pastikan Lapas Bersih dari HP dan Narkoba.

Rabu, 16 September 2026 - 16:36 WIB

Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Pemkab dan Stakeholder Dalam Penanganan Karhutlah.

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Kabut Asap Ancam Kesehatan, Dinkes Sebut: 317 Warga Tanjab Barat Terserang ISPA dalam Sepekan.

Selasa, 15 September 2026 - 14:36 WIB

Hamdani Buka Suara Soal Polemik Rapat Banggar: “Saya Justru Berupaya Meredam Ketegangan”

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Tokoh Masyarakat Batang Asam Apresiasi Kinerja Hamdani, Nilai Aspirasi Warga Terus Diperjuangkan.

Berita Terbaru