Langgar Kontrak Kerja Proyek Pamsimas Suak Labu, Hingga Saat Ini Belum Selesai.

Avatar

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Proyek Pamsimas Yang Masih di Kerjakan Hingga Saat Ini

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Proyek Pamsimas di Desa Suak Labu, Kecamatan Kuala Betara, di duga langgar kontrak kerja. Pasalnya hingga saat ini proyek tersebut belum selesai dikerjakan. Hal ini menjadi sorotan masyarakat setempat. Selasa (6/1/2026).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa sanksi yang diberikan pada pelaksanaan dan penanggung jawab pekerjaan terkait molornya pekerjaan dari kontrak kerja awal yang telah disepakati para pihak.

 

Sementara itu Suparno selaku ketua panitia pelaksana proyek pamsimas di desa Suak Labu hingga kini belum berhasil dimintai keterangan baik secara langsung maupun melalui sambungan telepon.

 

Demikian juga halnya kepala Desa Suak Labu Brahim terkesan enggan memberikan penjelasan terkait kegiatan proyek pamsimas di desa yang dipimpinnya.

 

Saat diupayakan konfirmasi melalui sambungan telepon tidak diangkat meskipun terdengar nada aktif. Demikian juga saat dilayangkan pesan WhatsApp juga tidak merespon.

 

Diharapkan pemerintah melalui dinas terkait segera melakukan kroscek terhadap proyek pamsimas di Desa Suak Labu, karena proyek yang seharusnya selesai pada Desember 2025 hingga hari ini masih dikerjakan.

 

Sebelumnya diberitakan, Proyek air bersih yang menelan dana hingga setengah miliar lebih dari sumber dana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Jambi serta Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Provinsi Jambi.

 

Berdasarkan papan informasi pekerjaan dilokasi, proyek dengan nomor kontrak 01/PKS-PAMSIMAS/C/6.5.3/2025 pada 29 Agustus 2025. Dengan anggaran sebesar Rp. 500 juta (BO maksimal 4% BPM) dan nilai BPM masyarakat sebesar Rp. 1.950.000, proyek ini mencakup empat komponen utama: pembangunan Sarana Prasarana Air Minum (SPAM), peningkatan kapasitas masyarakat, promosi masyarakat, serta pendirian Badan Otonom Fasilitas (BOF) kelompok masyarakat.

 

Proyek dengan durasi 120 hari kerja sejak kontrak keluar tersebut dan dilaksanakan secara swakelola IV oleh Pokmas Sumber Barokah, yang bertujuan meningkatkan akses dan kualitas air minum serta memberdayakan komunitas dalam pengelolaan sumber daya air hingga kini terpantau belum rampung dikerjakan.

 

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dilapangan dari jumlah 60 rumah warga pemanfaatan air bersih dari pamsimas baru terdapat sebanyak 4 rumah warga yang tersalurkan.

 

Selaku ketua RT saat dikonfirmasi media membenarkan jika hingga saat ini aktifitas pembangunan proyek Pamsimas di Desa Suak Labu masih berlangsung.

 

” Iya bener pak sampai hari ini masih dikerjakan, baru ada 4 rumah yang dapat memanfaatkan air tersebut sedangkan warga lainnya masih dalam proses penyambungan, ” katanya saat dikonfirmasi melalui via telepon. Minggu (4/1/2026).

 

Dia juga menjelaskan terkait molornya pekerjaan proyek tersebut akibat faktor curah hujan tinggi dan air pasang sehingga aktivitas pengerjaan proyek tertunda.

 

” Karena curah hujan tinggi dan air pasang besar, pendistribusian material terhambat pekerjaan juga terkendala, ” pungkasnya.(S2)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Ketua RT Setempat

Berita Terkait

Dari Rawa Menjadi Karya, Pesona Anyaman Eceng Gondok Persit KCK Cabang XXVI Tanjab di Hari Kedua.
Razia Gabungan di Lapas Kuala Tungkal, Petugas Sita HP hingga Korek Api dari Blok Hunian.
Kerajinan Eceng Gondok Makin Populer Pasca Event Persit BISA 2 Tahun 2026.
Polres Tanjab Barat Salurkan 82 Karung Beras untuk Korban Kebakaran Pasar Teluk Nilau.
Pesona Kerajinan Eceng Gondok di Ajang Persit BISA 2 Tahun 2026.
Mahasiswa Tanjab Barat Soroti Kunker Menkes di RSUD KH Daud Arif Tanpa Libatkan DPRD.
Kinerja Dewas RSUD Daud Arif Disorot, Kasus Kematian Dokter Picu Evaluasi Pengawasan.
Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Kalapas Kuala Tungkal dan Kapolres Bahas Strategi Bersama.
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:38 WIB

Dari Rawa Menjadi Karya, Pesona Anyaman Eceng Gondok Persit KCK Cabang XXVI Tanjab di Hari Kedua.

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:43 WIB

Razia Gabungan di Lapas Kuala Tungkal, Petugas Sita HP hingga Korek Api dari Blok Hunian.

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:04 WIB

Kerajinan Eceng Gondok Makin Populer Pasca Event Persit BISA 2 Tahun 2026.

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:18 WIB

Pesona Kerajinan Eceng Gondok di Ajang Persit BISA 2 Tahun 2026.

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:59 WIB

Mahasiswa Tanjab Barat Soroti Kunker Menkes di RSUD KH Daud Arif Tanpa Libatkan DPRD.

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:56 WIB

Kinerja Dewas RSUD Daud Arif Disorot, Kasus Kematian Dokter Picu Evaluasi Pengawasan.

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:08 WIB

Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Kalapas Kuala Tungkal dan Kapolres Bahas Strategi Bersama.

Senin, 4 Mei 2026 - 13:37 WIB

Perkuat Korwas dan Binteknis Polsus, Polda Jambi Gelar Pembinaan di Lapas Kuala Tungkal.

Berita Terbaru