Foto Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi
kabarpesisirjambi.com | Tanjab Barat — Hari Ulang Tahun ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat bukan sekadar seremonial untuk mengenang perjalanan panjang sebuah daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih dari itu, momentum ini seharusnya menjadi ruang untuk bercermin: sudah sejauh mana pembangunan benar-benar mengubah kehidupan masyarakat?
Enam dekade lebih Tanjung Jabung Barat berdiri dan berkembang. Berbagai capaian telah ditorehkan. Infrastruktur terus dibangun, geliat investasi tumbuh, program pemerintahan berjalan, dan potensi daerah semakin dikenal.
Semua itu patut diapresiasi. Namun, di balik berbagai capaian tersebut, masih ada pertanyaan penting yang tidak boleh dihindari: apakah pembangunan yang terlihat secara fisik sudah benar-benar terasa dalam kehidupan masyarakat?
Sebab, keberhasilan pembangunan tidak semestinya hanya diukur dari panjang jalan yang dibangun, jumlah gedung yang berdiri, besarnya investasi yang masuk, atau tingginya angka pertumbuhan ekonomi.
Ukuran yang jauh lebih penting adalah seberapa besar perubahan itu mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Masih terdapat wilayah yang membutuhkan infrastruktur yang lebih layak.
Masih ada masyarakat yang berharap mendapatkan akses listrik, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik yang lebih baik. Di sisi lain, kekayaan sumber daya alam dan potensi ekonomi yang dimiliki Tanjab Barat juga belum seluruhnya berhasil dikonversi menjadi kesejahteraan yang nyata dan merata.
Inilah pekerjaan rumah yang harus dijawab bersama. Pembangunan tidak boleh berhenti pada apa yang tampak di permukaan. Jalan yang mulus harus membuka akses ekonomi masyarakat.
Infrastruktur yang dibangun harus memberi manfaat nyata. Investasi yang masuk harus mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM, memperkuat ekonomi lokal, dan memberikan nilai tambah bagi daerah.
Begitu pula pertumbuhan ekonomi. Angka pertumbuhan tidak akan berarti banyak jika masih ada masyarakat yang merasa tertinggal dan belum menikmati hasil pembangunan.
Karena itu, pembangunan Tanjung Jabung Barat ke depan harus semakin berorientasi pada pemerataan dan keadilan. Pembangunan tidak boleh hanya terkonsentrasi di pusat kota atau kawasan yang mudah dijangkau.
Desa-desa, wilayah pesisir, kawasan pelosok, dan masyarakat yang selama ini berada di pinggiran juga harus mendapatkan perhatian yang sama.
Sebab, kemajuan sebuah daerah bukan hanya tentang seberapa megah wajah kotanya, tetapi tentang seberapa kecil kesenjangan yang masih dirasakan masyarakatnya.
Memasuki usia ke-61, Tanjung Jabung Barat membutuhkan keberanian untuk melakukan evaluasi. Kekurangan jangan ditutupi, tetapi dijadikan bahan perbaikan. Kritik jangan dianggap sebagai ancaman, tetapi sebagai pengingat agar kebijakan publik tetap berpijak pada kebutuhan masyarakat.
Mari apresiasi setiap kemajuan, tetapi jangan berhenti mengoreksi setiap kekurangan. Kritik yang disampaikan dengan niat membangun bukanlah bentuk ketidak pedulian. Justru sebaliknya, kritik merupakan bentuk kecintaan terhadap daerah dan kepedulian terhadap masa depannya.
Tanjung Jabung Barat memiliki modal besar: sumber daya alam, posisi strategis, potensi investasi, sumber daya manusia, serta kekayaan ekonomi masyarakat. Tantangannya kini adalah bagaimana seluruh potensi tersebut dikelola secara bijak agar tidak hanya menghasilkan pertumbuhan, tetapi juga menghadirkan kesejahteraan yang nyata, adil, dan berkelanjutan. Di usia 61 tahun, Tanjung Jabung Barat tidak cukup hanya menjadi daerah yang terlihat maju.
Tanjab Barat harus menjadi daerah yang dirasakan kemajuannya oleh masyarakat.
Kemajuan harus terasa di rumah-rumah warga. Terasa di desa-desa. Terasa di sekolah. Terasa di fasilitas kesehatan.
Terasa dalam kesempatan kerja. Terasa dalam meningkatnya pendapatan masyarakat. Dan yang paling penting, terasa dalam hadirnya negara melalui pelayanan publik yang cepat, adil, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Selamat Hari Ulang Tahun ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Semoga Tanjung Jabung Barat tidak hanya semakin maju secara fisik, tetapi juga semakin adil, sejahtera, berdaya saing, dan merata.
Bangga menjadi bagian dari Tanjab Barat.
TANJAB BARAT TERMAJU, MASYARAKAT SEJAHTERA.
Penulis:
Dr. Faizal Riza, ST, MM
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi 2021–2029
Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat 2014–2019
(Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : kabarpesisirjambi.com






