Foto Kegiatan Reses Hamdani
kabarpesisirjambi.com | Tanjab Barat – Hamdani, SE, kembali melanjutkan rangkaian Reses III Masa Sidang 2025–2026 dengan menyerap aspirasi masyarakat di Pondok Pesantren Modern Ar Rosyid, Desa Suban, Kecamatan Batang Asam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kunjungan tersebut menjadi bukti komitmennya dalam mendorong kemajuan pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan, melalui penyediaan infrastruktur yang memadai.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat bersama pengurus pondok pesantren, tokoh masyarakat, dan warga setempat, berbagai aspirasi disampaikan sebagai bentuk harapan agar lembaga pendidikan Islam di daerah tersebut dapat berkembang lebih baik dan memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi para santri.
Salah satu usulan prioritas yang disampaikan adalah pembangunan jembatan beton berukuran 5 meter x 3 meter di RT 03 Desa Suban. Keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat penting untuk mempermudah akses menuju Pondok Pesantren Modern Ar Rosyid sekaligus menunjang aktivitas masyarakat di sekitarnya.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan jalan rigid beton sepanjang 500 meter dengan lebar 3 meter di RT 03. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat menjadi akses utama bagi para santri sehingga mereka tidak lagi harus melewati jalan milik perusahaan saat berangkat maupun pulang dari pondok pesantren.
Tak hanya itu, warga juga mengajukan permohonan pembangunan jaringan listrik beserta pemasangan lampu jalan dan tiang penerangan sebanyak 10 titik.
Fasilitas penerangan ini dinilai penting untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta mendukung aktivitas belajar dan kegiatan keagamaan para santri, khususnya pada malam hari.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Hamdani menegaskan bahwa kemajuan pendidikan agama tidak dapat dipisahkan dari dukungan infrastruktur yang layak.
Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan memiliki karakter kuat sebagai penerus pembangunan daerah.
“Pondok pesantren adalah salah satu pilar penting dalam membentuk generasi yang cerdas, beriman, dan berakhlakul karimah. Karena itu, pemerintah harus hadir memberikan dukungan melalui pembangunan infrastruktur yang memadai agar proses pendidikan dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan berkualitas,” ujar Hamdani.
Ia menambahkan bahwa akses jalan, jembatan, hingga jaringan listrik bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari investasi jangka panjang untuk menciptakan pemerataan pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Hamdani juga memastikan seluruh aspirasi yang diterima dalam kegiatan reses akan diperjuangkan melalui DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah sesuai mekanisme dan kewenangan yang berlaku.
Menurutnya, pembangunan yang berpihak pada dunia pendidikan, terutama pendidikan berbasis keagamaan, merupakan langkah strategis dalam mewujudkan generasi muda yang unggul, religius, dan mampu menjadi motor penggerak kemajuan daerah di masa depan.
Melalui kegiatan reses ini, Hamdani kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
Ia berharap seluruh usulan yang disampaikan masyarakat dapat direalisasikan sehingga Pondok Pesantren Modern Ar Rosyid semakin berkembang sebagai pusat pendidikan Islam yang berkualitas, sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Tanjung Jabung Barat.
(Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : kabarpesisirjambi.com






