Foto Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan dan Anggota DPRD Tanjab Barat.
kabarpesisirjambi.com | Bogor – Kabar menggembirakan datang bagi ribuan petani kelapa dalam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Provinsi Jambi. Pada tahun 2026, komoditas kelapa dalam resmi masuk dalam skema pembiayaan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), membuka peluang lebih besar bagi pengembangan sektor perkebunan yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Drs. Ridwan, usai mengikuti penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK) dukungan dana operasional kegiatan sarana dan prasarana perkebunan kelapa tahun 2026 di IPB International Convention Center, Bogor, Rabu (30/9/2026).
Ridwan mengatakan, masuknya komoditas kelapa dalam ke dalam skema pendanaan BPDP merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sektor perkebunan kelapa melalui dukungan pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan petani.
“Melalui program ini, kami berharap kelompok tani kelapa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dapat segera mengajukan kebutuhan yang diperlukan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan, sehingga program ini benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan produktivitas perkebunan kelapa,” ujar Ridwan.
Ia menjelaskan, terdapat sembilan program yang dapat memperoleh dukungan pembiayaan dari BPDP, meliputi kegiatan ekstensifikasi, intensifikasi, pembangunan dan peningkatan jalan kebun, tata kelola air, penyediaan alat transportasi, verifikasi teknis, bantuan alat pascapanen, pembangunan infrastruktur pasar, hingga unit pengelolaan pasar.
Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan perkebunan, memperkuat akses petani terhadap sarana produksi, serta mendorong peningkatan nilai tambah hasil perkebunan kelapa.
Penandatanganan SPK menjadi salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan program pembiayaan BPDP tahun 2026. Selanjutnya, Dinas Perkebunan dan Peternakan Tanjung Jabung Barat akan menindaklanjuti pelaksanaan program sesuai ketentuan dan mekanisme yang telah ditetapkan.
Ridwan juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan kementerian terkait atas terealisasinya dukungan pembiayaan tersebut.
“Terima kasih kepada pemerintah pusat dan kementerian terkait. Alhamdulillah, Tanjung Jabung Barat menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Jambi yang memperoleh dukungan dana BPDP untuk komoditas kelapa,” ungkapnya.
Dengan hadirnya dukungan pembiayaan BPDP, pemerintah daerah berharap pengembangan perkebunan kelapa di Tanjung Jabung Barat dapat berjalan lebih optimal, meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah, sekaligus memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani dan masyarakat yang menggantungkan mata pencahariannya pada sektor perkebunan kelapa.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, H. Assek, S.H., Jayus, S.E., dan Endri Avian, S.H., sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor perkebunan kelapa di daerah. (Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : kabarpeisisirjambi.com






