Buntut Belasan Subkontraktor ” Ilegal ” Disnaker Provinsi Panggil Subkontraktor Petro China.

admin

- Redaksi

Kamis, 2 Oktober 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi Tenaga Kerja Lokal Yang Hanya Jadi Penonton di Kampung Sendiri.

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Permasalahan belasan Subkontraktor yang bekerjasama dengan Petro China International Jabung Ltd. Masih terus bergulir hingga saat ini, informasi dari Dinas Ketenaga Kerjaan (Disnaker) Provinsi Jambi belasan Subkontraktor tersebut di panggil. Kamis (2/10/2025).

Terungkapnya belasan perusahaan subkontraktor Petro China International Jabung Ltd yang di duga bekerja secara ilegal di wilayah kabupaten Tanjung Jabung Barat. Selain mendapatkan respon tegas dari DPRD Provinsi dan Kabupaten, Dinas ketenagakerjaan juga mulai memanggil pihak perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu dibenarkan Kepala Bidang Wasnaker Provinsi Jambi, Dody. Menurutnya, setelah melakukan pemanggilan saat ini pemeriksaan subkontraktor yang di maksud sedang berlangsung.

Saat ditanya apa hasil sementara yang telah didapat Disnaker setelah dilakukan pemeriksaan kepada beberapa perusahaan subkontraktor itu.

“Masih menunggu rekapitulasi laporan, klarifikasi dari Wasnaker yang memeriksa. Dalam Minggu depan inilah kita sampaikan hasilnya, “katanya saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp. Pada Kamis (2/10) siang.

Saat disinggung apakah pihak Petro China selaku perusahaan yang menaungi subkontraktor juga turut dipanggil oleh Disnaker ?

” Sudah di panggil, terahir hari ini, ” jelasnya.

Ditanya lebih lanjut apakah benar sebagian besar subkontraktor Petro China International Jabung Ltd. yang bekerja di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat belum mengantongi izin resmi ?

“Belum bisa saya sampaikan, masih menunggu rekapitulasi dari tim, ” ungkapnya.

Dari keterangan sementara Disnaker Provinsi belum dapat diketahui berapa jumlah subkontraktor yang diduga bekerja secara ilegal di wilayah kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Sebelumnya diberitakan, Terungkap jika terdapat belasan perusahaan subkontraktor di Perusahaan Petro China yang melakukan aktivitas pekerjaan di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat tak mengantongi izin lengkap. Dinas ketenagakerjaan Provinsi Jambi akan segera memanggil perusahaan subkontraktor dan Perusahaan Petro China International Jabung Ltd.

Hal itu dikatakan kepala dinas ketenagakerjaan Provinsi Jambi, Akhmad Bestari. Dia menjelaskan jika pihaknya telah mendapatkan laporan dari Disnaker kabupaten Tanjung Jabung Barat terkait soal subkontraktor PT. Petro China International Jabung Ltd tersebut.

“Hari kamis kemarin ada surat masuk dari Disnaker kabupaten Tanjab Barat terkait hal itu, ” katanya saat dikonfirmasi media melalui via WhatsApp pada Sabtu (26/9/2024) siang.

Berdasarkan laporan dari Disnaker kabupaten Tanjab Barat pihaknya akan menindaklanjuti dengan melakukan pemanggilan kepada perusahaan subkontraktor dan Petro China.

“Karena sudah ada laporan maka kami langsung melayangkan pemanggilan terhadap Petro China beserta subkontraktornya,” sebutnya.

Lebih lanjut menurutnya, dari hasil pemeriksaan nanti baru kita lihat apa ada pelanggaran atau seperti apa.

“Hari Jum’at kemarin sudah kami layangkan surat panggilan ke perusahaan tersebut, dan jadwal pemeriksaan nya mulai Minggu depan, “terangnya.

Dia juga memastikan hasil dari pemeriksaan nantinya akan disampaikan ke publik melalui media.

” Nanti dari hasil pemeriksaan ya “pungkasnya. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Disnaker Provinsi Jambi

Berita Terkait

Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.
Resmi Diluncurkan, Posyandu 6 SPM Bunga Tanjung Jadi Bukti Sinergi TNI dan Pemkab Tanjab Barat Tingkatkan Pelayanan Masyarakat.
Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.
Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Resmi Diluncurkan, Posyandu 6 SPM Bunga Tanjung Jadi Bukti Sinergi TNI dan Pemkab Tanjab Barat Tingkatkan Pelayanan Masyarakat.

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Senin, 27 Juli 2026 - 20:43 WIB

Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.

Senin, 27 Juli 2026 - 19:19 WIB

Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.

Berita Terbaru