Beralaskan Tanah dan Berdinding Kayu, Semangat Murid SDN 190 Raih Cita – Cita.

admin

- Redaksi

Senin, 6 Oktober 2025 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak semangat Anak Sekolah Dasar di Tanjab Barat yang belajar berdinding kayu dan beralas tanah

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Di tengah gencarnya Pemerintah Pusat dan Daerah membangun perkotaan, terpantau di sudut Negeri Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih ada Sekolahan Dasar yang beralaskan tanah dan berdinding kayu. Senin (06/10/2025)

Sekolahan ini berlokasi di Desa Bukit Bakar, Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi. Meski Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencapai 2 Triliun namun peningkatan pendidikan masih belum terjamah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelas Jauh SD Negeri 190. Sejak 14 Juli 2025, puluhan anak-anak telah menjejakkan kaki di bangunan sederhana berlantai tanah dan berdinding papan, menuntut ilmu dengan semangat yang tak kalah kokoh dari gedung-gedung megah. Kisah ini adalah cerminan keteguhan masyarakat dan para pahlawan tanpa tanda jasa yang berjuang demi masa depan generasi penerus.

Pendirian Kelas Jauh ini adalah buah dari swadaya murni masyarakat Desa Bukit Bakar. Mereka menyadari betapa jauhnya akses pendidikan bagi anak-anak mereka, sehingga dengan semangat gotong royong, sebuah sekolah darurat berhasil didirikan. Lokasinya yang berada di Rt. 06 Dusun 2 Bukit Bakar, kini menjadi mercusuar harapan bagi 74 murid yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh atau bahkan terancam putus sekolah.

Di balik dinding papan yang sederhana itu, tujuh orang guru honorer berdedikasi tinggi mengabdikan diri. Hanya satu di antaranya yang bergelar S1 Pendidikan Agama Islam, sementara enam lainnya adalah lulusan SMA yang kini tengah berjuang menempuh pendidikan S1 PGSD di Universitas Terbuka. Dengan honorarium yang sangat minim, hanya Rp500.000 per bulan yang berasal dari komite sekolah, mereka tak pernah surut dalam membimbing dan mengajar.

Setiap hari, mereka mengisi ruang kelas yang terbatas itu dengan ilmu, tawa, dan asa, mengubah keterbatasan menjadi kekuatan.

Salah seorang guru tenaga pendidik yang mengabdikan diri di sekolah tersebut, Susi, kepada media mengatakan, “Kami di sini mungkin serba kekurangan, tapi semangat kami untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak tidak akan pernah padam. Kami berharap, dengan adanya sekolah ini, anak-anak Bukit Bakar bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan meraih cita-cita mereka.” Ungkapnya.

Saat ini, Kelas Jauh SDN 190 Bukit Bakar telah menampung 74 murid dari berbagai tingkatan: 16 siswa di kelas 1, 16 siswa di kelas 2, 14 siswa di kelas 3, 14 siswa di kelas 4, 5 siswa di kelas 5, dan 9 siswa di kelas 6. Mereka berasal dari SDN 190 induk Desa Sungai Paur, SDN 224/VIII Beringin Kabupaten Tebo, bahkan dari luar daerah, serta 15 murid baru yang langsung bergabung. Kehadiran sekolah ini telah memangkas jarak dan membuka gerbang ilmu bagi anak-anak yang haus akan pendidikan.

Potensi pertumbuhan sekolah ini sangat besar. Keberadaan Distrik VIII WKS di Desa Bukit Bakar, dengan banyaknya pekerja yang memiliki anak usia sekolah, diperkirakan akan menambah jumlah murid secara signifikan karena lokasi sekolah yang sangat dekat dengan pemukiman perusahaan. Bahkan, untuk tahun ajaran 2026/2027, sekolah ini diproyeksikan akan menerima lebih banyak siswa lagi, mengingat ada 29 anak PAUD di Desa Bukit Bakar yang siap melanjutkan pendidikan dasar mereka.

Kisah Kelas Jauh SDN 190 Bukit Bakar adalah seruan tulus dari hati nurani masyarakat. Ini adalah bukti nyata bahwa semangat untuk maju tak akan padam meski dihadapkan pada keterbatasan.

 

Namun, perjuangan ini tidak bisa mereka pikul sendiri. Dukungan dari Pemerintah Daerah, baik dalam bentuk peningkatan fasilitas, kesejahteraan guru, maupun bantuan operasional yang berkelanjutan, akan menjadi napas panjang bagi keberlangsungan pendidikan di Bukit Bakar. Anak-anak ini, dengan senyum polos dan mata penuh harap, adalah aset berharga yang menanti uluran tangan kita. Masa depan mereka adalah masa depan Tanjung Jabung Barat. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Salah Satu Tenaga Pengajar

Berita Terkait

Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.
Resmi Diluncurkan, Posyandu 6 SPM Bunga Tanjung Jadi Bukti Sinergi TNI dan Pemkab Tanjab Barat Tingkatkan Pelayanan Masyarakat.
Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.
Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Resmi Diluncurkan, Posyandu 6 SPM Bunga Tanjung Jadi Bukti Sinergi TNI dan Pemkab Tanjab Barat Tingkatkan Pelayanan Masyarakat.

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Senin, 27 Juli 2026 - 20:43 WIB

Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.

Senin, 27 Juli 2026 - 19:19 WIB

Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.

Berita Terbaru