APBD Murni Telah Usai, Proyek Normalisasi Desa Kemuning Terus Berjalan Publik Menyorot.

admin

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat Dari Sebuah Video Satu Unit Alat Berat Yang Sedang Bekerja

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Meski Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah selesai, namun untuk Proyek normalisasi Parit di Desa Kemuning, Tanjab Barat, dengan anggaran Rp.725.000.000 juta dari APBD Murni, masih terus berjalan hingga saat ini.

Dari hasil pantauan awak media Pada Jumat (29/09/2025). terlihat sebuah alat berat masih bekerja, hal ini menjadi pertanyaan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang warga setempat mengungkapkan bahwa proyek ini baru memasuki tahap pembuatan akses jalan sebelum pengerukan dilakukan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas penggunaan anggaran yang seharusnya sudah rampung sebelum memasuki APBD-P.

Ketua DPRD Tanjab Barat, Hamdani, yang juga menjabat sebagai ketua banggar, menyarankan agar kontrak kerja proyek tersebut ditinjau kembali.

“Coba tanya dulu kontrak kerjanya, mungkin kontrak kerjanya belum selesai,” ujarnya.

Ia menambahkan mengenai aturan yang mengatur situasi ini, Hamdani menjawab,

“Coba tanyakan kontrak kerjanya bulan berapa dan berakhir kapan.”

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Tanjab Barat, Albert, belum dapat memberikan komentar terkait hal ini.

“Nanti ya, kita pelajari dulu aturannya tersebut,” ujarnya melalui pesan WhatsApp pada Rabu (24/9) lalu.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas PUPR Tanjab Barat, termasuk PPK, PPTK, konsultan, serta rekanan, belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan klarifikasi terkait proyek ini. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Masyarakat Desa Kemuning

Berita Terkait

Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.
Resmi Diluncurkan, Posyandu 6 SPM Bunga Tanjung Jadi Bukti Sinergi TNI dan Pemkab Tanjab Barat Tingkatkan Pelayanan Masyarakat.
Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.
Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Optimalkan Aset Daerah, Kelompok Tani Pinjari Sulap Gedung SIP Liberika Menjadi Sentra Pengolahan Pinang Betara.

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Resmi Diluncurkan, Posyandu 6 SPM Bunga Tanjung Jadi Bukti Sinergi TNI dan Pemkab Tanjab Barat Tingkatkan Pelayanan Masyarakat.

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Senin, 27 Juli 2026 - 20:43 WIB

Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.

Senin, 27 Juli 2026 - 19:19 WIB

Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.

Berita Terbaru