Foto Ketua Bersama Anggota SMC Tanjab Barat
kabarpesisirjambi.com | Tanjab Barat – Komunitas SMC (Siginjai Motor Custom) menyatakan dukungan penuh terhadap imbauan Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP M. Kuswicaksono, untuk bersama-sama menolak aksi geng motor dan balap liar yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui komitmen seluruh anggota SMC untuk terus mengedepankan kegiatan-kegiatan positif, mematuhi aturan lalu lintas, serta tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat meresahkan masyarakat maupun membahayakan pengguna jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Chapter SMC Tanjung Jabung Barat, Bambang Pratama Putra yang akrab disapa Beng Beng, menegaskan bahwa komunitas motor tidak seharusnya dipandang identik dengan aksi kekerasan, balap liar, ataupun perilaku negatif lainnya.
Menurutnya, komunitas motor justru menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, menyalurkan hobi otomotif secara sehat, sekaligus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Kami mendukung penuh imbauan Kapolres Tanjung Jabung Barat untuk bersama-sama menolak aksi geng motor. Kami ingin membuktikan bahwa komunitas motor adalah tempat berkumpulnya anak-anak muda yang menjunjung tinggi persaudaraan, keselamatan berkendara, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Beng Beng.
Ia juga mengajak generasi muda, khususnya Gen Z yang memiliki hobi otomotif, agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan mengikuti geng motor maupun aksi balap liar yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat luas.
Selain mengutamakan keselamatan dalam berkendara, Beng Beng mengimbau seluruh anggota komunitas untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga etika di jalan raya, serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas otomotif, para orang tua, pihak sekolah, hingga lingkungan sekitar.
“Kami berharap upaya bersama ini dapat mencegah munculnya aksi geng motor, tawuran, maupun balap liar yang membahayakan keselamatan. Pengawasan terhadap generasi muda, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun pondok pesantren, juga perlu terus diperkuat agar mereka terhindar dari pergaulan negatif dan lebih memilih kegiatan yang produktif,” tambahnya.
SMC juga mengajak seluruh komunitas motor di Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk bersatu membangun citra positif komunitas otomotif melalui kegiatan sosial, edukasi keselamatan berkendara, bakti sosial, serta berbagai aktivitas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan semangat persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap keamanan daerah, SMC menegaskan kesiapannya menjadi bagian dari gerakan positif dalam menjaga ketertiban, kenyamanan, dan kondusivitas di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sekaligus mengajak generasi muda menjadi pelopor keselamatan dan agen perubahan menuju masa depan yang lebih baik. (Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Kabarpesisirjambi.com






