Jadi Sorotan Publik, Proyek Peningkatan Jalan Ban V, Memakan Anggaran 13 Miliar APBD Tanjabbar.

Avatar

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kondisi Proyek JalanĀ 

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Menggunakan anggaran APBD Tanjab Barat, senilai Rp. 13 Miliar Rupiah lebih. proyek peningkatan jalan Ban V (lima) kecamatan Senyerang jadi sorotan publik. Senin (8/12/2025).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, kayu galar yang dipakai sebagai pondasi proyek peningkatan jalan ini disebut warga tidak sesuai dengan ukuran galar yang biasanya digunakan dalam pengerjaan proyek peningkatan jalan.

 

” Kayu galar yang di pasang kecil bukan seperti kayu galar yang biasa digunakan dalam pengerjaan proyek, kalau kami liat itu kayu tunjang bukan galar,” kata warga kepada media. Minggu (7/12/2025).

 

Warga juga menjelaskan telah menyampaikan kepada pihak pelaksana pekerjaan terkait kayu galar yang tidak standar yang digunakan.

 

” Waktu itukan ada pengawasan pekerjaan di lokasi dan kami sudah sampaikan soal galar yang tidak sesuai standar tersebut, tapi tetap di pasang, jika galar saja dimainkan bagaimana dengan material yang lain” sebutnya.

 

Saat disinggung apakah masyarakat mengetahui dari mana tanah kuning untuk timbunan pekerjaan didatangkan ?

Apakah masyarakat mengetahui dari galian C perusahaan mana.

 

” Informasi nya tanah untuk timbunan proyek itu dituangkan dari Desa Kelagian, kecamatan Tebing Tinggi, kalau perusahaan galian C nya kami kurang tau pak ” sebut warga.

 

Dari pantauan dilokasi, kondisi pekerjaan peningkatan jalan Ban V sudah mulai mengalami kerusakan, di beberapa titik jalan terpantau mulai berlobang.

 

Sayangnya pihak pelaksana pekerjaan yakni CV. Putra Jaya Perkasa belum berhasil dimintai keterangan terkait informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait pekerjaan proyek peningkatan jalan tersebut. Hingga berita ini diterbitkan belum ada penjelasan dari pihak pelaksana. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Masyarakat

Berita Terkait

Dari Rawa Menjadi Karya, Pesona Anyaman Eceng Gondok Persit KCK Cabang XXVI Tanjab di Hari Kedua.
Razia Gabungan di Lapas Kuala Tungkal, Petugas Sita HP hingga Korek Api dari Blok Hunian.
Kerajinan Eceng Gondok Makin Populer Pasca Event Persit BISA 2 Tahun 2026.
Polres Tanjab Barat Salurkan 82 Karung Beras untuk Korban Kebakaran Pasar Teluk Nilau.
Pesona Kerajinan Eceng Gondok di Ajang Persit BISA 2 Tahun 2026.
Mahasiswa Tanjab Barat Soroti Kunker Menkes di RSUD KH Daud Arif Tanpa Libatkan DPRD.
Kinerja Dewas RSUD Daud Arif Disorot, Kasus Kematian Dokter Picu Evaluasi Pengawasan.
Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Kalapas Kuala Tungkal dan Kapolres Bahas Strategi Bersama.
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:38 WIB

Dari Rawa Menjadi Karya, Pesona Anyaman Eceng Gondok Persit KCK Cabang XXVI Tanjab di Hari Kedua.

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:43 WIB

Razia Gabungan di Lapas Kuala Tungkal, Petugas Sita HP hingga Korek Api dari Blok Hunian.

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:04 WIB

Kerajinan Eceng Gondok Makin Populer Pasca Event Persit BISA 2 Tahun 2026.

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:18 WIB

Pesona Kerajinan Eceng Gondok di Ajang Persit BISA 2 Tahun 2026.

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:59 WIB

Mahasiswa Tanjab Barat Soroti Kunker Menkes di RSUD KH Daud Arif Tanpa Libatkan DPRD.

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:56 WIB

Kinerja Dewas RSUD Daud Arif Disorot, Kasus Kematian Dokter Picu Evaluasi Pengawasan.

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:08 WIB

Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Kalapas Kuala Tungkal dan Kapolres Bahas Strategi Bersama.

Senin, 4 Mei 2026 - 13:37 WIB

Perkuat Korwas dan Binteknis Polsus, Polda Jambi Gelar Pembinaan di Lapas Kuala Tungkal.

Berita Terbaru