Kualitas dan Mutu Jadi Sorotan, Proyek Peningkatan Jalan Budiman di Duga Dana Aspirasi Oknum Dewan.

Avatar

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Lokasi Pekerjaan

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Proyek infrastruktur peningkatan Jalan Budiman, yang terletak di Dusun Tua Pembengis, RT 02, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung  Barat (Tanjab Barat), kini menjadi sorotan masyarakat dan media. Jumat (12/12/2025)

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pekerjaan ada dugaan hubungan dengan dana aspirasi oknum anggota Dewan serta kejanggalan dalam kualitas pekerjaannya. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, proyek yang berfokus pada peningkatan kualitas jalan ini diduga melalui dana aspirasi dari oknum anggota Dewan, dan dikerjakan oleh rekanan bernisial TH.

 

Pantauan langsung media lapangan pada lokasi proyek ,Jumat(12/12/25).menunjukkan bahwa pekerjaan masih dalam proses dan belum selesai sepenuhnya. Namun, dari hasil pantauan tersebut terlihat kejanggalan yang cukup mencurigakan dalam pelaksanaan pekerjaan.

 

Bagian proyek yang sebagian telah selesai menunjukkan mutu dan kualitas yang diragukan, permukaan jalan yang telah dicor tampak tidak rata dan berpotensi mudah retak dalam waktu singkat. Lebih mencurigakan lagi, bagian pekerjaan yang masih dalam tahap pengerjaan  terutama di sisi jalan sebelah kanan tampaknya tidak menggunakan besi sebagai penguat pengecoran, padahal penggunaan besi adalah standar teknis penting untuk memastikan ketahanan dan kekuatan infrastruktur jalan dalam jangka panjang.

 

Berdasarkan informasi yang tertera pada papan merek tersebut, proyek ini dikerjakan oleh kontraktor CV Fariz Jasa Contractors dengan konsultan yang ditugaskan adalah CV Asta Konsultan.

 

Namun, detail yang tertera pada papan merek terasa kurang lengkap: panjang dan volume proyek tidak disebutkan secara spesifik, hanya disebutkan sebagai “1 paket pekerjaan”.

 

Selain itu, papan merek juga mencatat bahwa proyek ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Provinsi (APBP) Tahun 2025 dengan total anggaran sebesar Rp 400 juta. Angka ini menjadi perhatian karena nilai yang tidak sedikit untuk proyek yang hanya disebutkan sebagai “1 paket” tanpa rincian volume, sementara dugaan hubungan dengan dana aspirasi oknum Dewan semakin memperkuat pertanyaan tentang transparansi dalam penentuan pelaksana dan penggunaan anggaran tersebut.

 

Dugaan bahwa proyek ini terkait dengan dana aspirasi oknum Dewan muncul setelah beberapa sumber terpercaya menyatakan bahwa rekanan bernisial TH memiliki hubungan erat dengan salah satu anggota Dewan daerah, yang diduga telah memengaruhi proses penunjukan pelaksana proyek. Hal ini bertentangan dengan data pada papan merek yang mencantumkan CV Fariz Jasa Contractors sebagai kontraktor, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang peran sebenarnya pihak TH dalam proyek ini.

 

Sementara pihak-pihak terkait belum berhasil untuk dikonfirmasi terkait hal ini.dinas Perakim Kabupaten Tanjab Barat, maupun dari kedua kontraktor dan konsultan. Masyarakat mengharapkan pengecekan lebih lanjut dari pihak yang berwenang untuk memastikan bahwa penggunaan anggaran APBP Tahun 2025 sebesar Rp 400 juta tersebut dilakukan dengan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Masyarakat

Berita Terkait

Mahakarya Jemari Persit Tanjab: Sentuhan Akhir Estetika Eceng Gondok di Balai Kartini Jakarta.
Dari Rawa Menjadi Karya, Pesona Anyaman Eceng Gondok Persit KCK Cabang XXVI Tanjab di Hari Kedua.
Razia Gabungan di Lapas Kuala Tungkal, Petugas Sita HP hingga Korek Api dari Blok Hunian.
Kerajinan Eceng Gondok Makin Populer Pasca Event Persit BISA 2 Tahun 2026.
Polres Tanjab Barat Salurkan 82 Karung Beras untuk Korban Kebakaran Pasar Teluk Nilau.
Pesona Kerajinan Eceng Gondok di Ajang Persit BISA 2 Tahun 2026.
Mahasiswa Tanjab Barat Soroti Kunker Menkes di RSUD KH Daud Arif Tanpa Libatkan DPRD.
Kinerja Dewas RSUD Daud Arif Disorot, Kasus Kematian Dokter Picu Evaluasi Pengawasan.
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:41 WIB

Mahakarya Jemari Persit Tanjab: Sentuhan Akhir Estetika Eceng Gondok di Balai Kartini Jakarta.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:38 WIB

Dari Rawa Menjadi Karya, Pesona Anyaman Eceng Gondok Persit KCK Cabang XXVI Tanjab di Hari Kedua.

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:04 WIB

Kerajinan Eceng Gondok Makin Populer Pasca Event Persit BISA 2 Tahun 2026.

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:49 WIB

Polres Tanjab Barat Salurkan 82 Karung Beras untuk Korban Kebakaran Pasar Teluk Nilau.

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:18 WIB

Pesona Kerajinan Eceng Gondok di Ajang Persit BISA 2 Tahun 2026.

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:59 WIB

Mahasiswa Tanjab Barat Soroti Kunker Menkes di RSUD KH Daud Arif Tanpa Libatkan DPRD.

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:56 WIB

Kinerja Dewas RSUD Daud Arif Disorot, Kasus Kematian Dokter Picu Evaluasi Pengawasan.

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:08 WIB

Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Kalapas Kuala Tungkal dan Kapolres Bahas Strategi Bersama.

Berita Terbaru