Proyek Dana Desa Suak Labu RT 07-08 Bernilai Ratusan Juta, Alami Retak dan Berdebu.

Avatar

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kondisi Pekerjaan Jalan Suak Labu Yang Alami Kerusakan.

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Pekerjaan jalan setapak beton yang menggunakan sumber dana desa dengan nilai ratusan juta rupiah di Desa Suak Labu, Kecamatan Kuala Betara, menjadi sorotan. Pasalnya, lokasi proyek yang mencakup RT 07 dan RT 08, yang baru saja selesai dikerjakan pada tahun 2025, kini menunjukkan kondisi tidak layak dengan banyak bagian permukaan yang retak dan berdebu.

Pantauan media dilakukan pada Rabu (7/1/2026) pagi. Di lokasi terlihat jelas keretakan yang menyebar di berbagai titik jalan, bahkan beberapa bagian permukaan beton tampak mulai mengelupas sehingga menghasilkan debu yang cukup banyak ketika ada kendaraan atau orang yang melintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita berharap jalan ini bisa mempermudah aktivitas sehari-hari, tapi baru beberapa bulan sudah seperti ini. Padahal anggarannya tidak sedikit,” ujar salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya saat ditemui di lokasi.

Untuk mendapatkan klarifikasi terkait kondisi proyek tersebut, awak media mendatangi kantor Kepala Desa Suak Labu pada hari yang sama. Sayangnya, Kepala Desa tidak berada di ruang kerjanya. Menurut salah satu pegawai staf desa, Kepala Desa sedang menghadiri rapat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PMD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Saat ini Kepala Desa sedang keluar untuk rapat. Informasi lebih lanjut mengenai pekerjaan jalan tersebut akan kami sampaikan setelah beliau kembali dan bisa memberikan klarifikasi yang jelas,” ujar pegawai staf kantor desa dalam keterangannya.

Proyek jalan setapak beton ini merupakan salah satu prioritas pembangunan desa untuk meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat. Kondisi jalan yang rusak baru setelah selesai dikerjakan membuat banyak pihak bertanya-tanya terkait kualitas pelaksanaan serta pengawasan yang dilakukan selama proses pembangunan. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Masyarakat

Berita Terkait

Dari Rawa Menjadi Karya, Pesona Anyaman Eceng Gondok Persit KCK Cabang XXVI Tanjab di Hari Kedua.
Razia Gabungan di Lapas Kuala Tungkal, Petugas Sita HP hingga Korek Api dari Blok Hunian.
Kerajinan Eceng Gondok Makin Populer Pasca Event Persit BISA 2 Tahun 2026.
Polres Tanjab Barat Salurkan 82 Karung Beras untuk Korban Kebakaran Pasar Teluk Nilau.
Pesona Kerajinan Eceng Gondok di Ajang Persit BISA 2 Tahun 2026.
Mahasiswa Tanjab Barat Soroti Kunker Menkes di RSUD KH Daud Arif Tanpa Libatkan DPRD.
Kinerja Dewas RSUD Daud Arif Disorot, Kasus Kematian Dokter Picu Evaluasi Pengawasan.
Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Kalapas Kuala Tungkal dan Kapolres Bahas Strategi Bersama.
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:38 WIB

Dari Rawa Menjadi Karya, Pesona Anyaman Eceng Gondok Persit KCK Cabang XXVI Tanjab di Hari Kedua.

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:43 WIB

Razia Gabungan di Lapas Kuala Tungkal, Petugas Sita HP hingga Korek Api dari Blok Hunian.

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:04 WIB

Kerajinan Eceng Gondok Makin Populer Pasca Event Persit BISA 2 Tahun 2026.

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:18 WIB

Pesona Kerajinan Eceng Gondok di Ajang Persit BISA 2 Tahun 2026.

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:59 WIB

Mahasiswa Tanjab Barat Soroti Kunker Menkes di RSUD KH Daud Arif Tanpa Libatkan DPRD.

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:56 WIB

Kinerja Dewas RSUD Daud Arif Disorot, Kasus Kematian Dokter Picu Evaluasi Pengawasan.

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:08 WIB

Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Kalapas Kuala Tungkal dan Kapolres Bahas Strategi Bersama.

Senin, 4 Mei 2026 - 13:37 WIB

Perkuat Korwas dan Binteknis Polsus, Polda Jambi Gelar Pembinaan di Lapas Kuala Tungkal.

Berita Terbaru