Proyek PAMSIMAS TA 2025 di Desa Suak Labu Tertunda. Masyarakat Bertanya Kenapa ?

Avatar

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Pekerjaan Proyek Pamsimas

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Proyek Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Tahun Anggaran 2025 yang dimulai di Desa Suak Labu, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengalami keterlambatan penyelesaian. Senin (05/12/2026)

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek yang diperintahkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Jambi serta Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Provinsi Jambi ini, telah ditandatangani kontraknya dengan nomor 01/PKS-PAMSIMAS/C/6.5.3/2025 pada 29 Agustus 2025.

 

Dengan anggaran sebesar Rp 500 juta (BO maksimal 4% BPM) dan nilai BPM masyarakat Rp 1.950.000, proyek ini mencakup empat komponen utama: pembangunan Sarana Prasarana Air Minum (SPAM), peningkatan kapasitas masyarakat, promosi masyarakat, serta pendirian Badan Otonom Fasilitas (BOF) kelompok masyarakat.

 

Direncanakan berdurasi 120 hari kerja dan dilaksanakan secara swakelola IV oleh Pokmas Sumber Barokah, proyek yang bertujuan meningkatkan akses dan kualitas air minum serta memberdayakan komunitas dalam pengelolaan sumber daya air ini, mengalami hambatan.

 

Menurut informasi di dapat dari ketua RT setempat, keterlambatan disebabkan musim hujan dan akses medan jalan yang memakan waktu untuk pengiriman material. Pekerjaan yang dimulai pada bulan Agustus 2025 lalu, kini ditargetkan selesai dalam waktu 10 hari ke depan.

 

Informasi menunjukkan bahwa kegiatan serupa di wilayah kecamatan seberang kota juga menghadapi persoalan yang sama dan hingga kini belum selesai. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Masyarakat

Berita Terkait

Dari Rawa Menjadi Karya, Pesona Anyaman Eceng Gondok Persit KCK Cabang XXVI Tanjab di Hari Kedua.
Razia Gabungan di Lapas Kuala Tungkal, Petugas Sita HP hingga Korek Api dari Blok Hunian.
Kerajinan Eceng Gondok Makin Populer Pasca Event Persit BISA 2 Tahun 2026.
Polres Tanjab Barat Salurkan 82 Karung Beras untuk Korban Kebakaran Pasar Teluk Nilau.
Pesona Kerajinan Eceng Gondok di Ajang Persit BISA 2 Tahun 2026.
Mahasiswa Tanjab Barat Soroti Kunker Menkes di RSUD KH Daud Arif Tanpa Libatkan DPRD.
Kinerja Dewas RSUD Daud Arif Disorot, Kasus Kematian Dokter Picu Evaluasi Pengawasan.
Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Kalapas Kuala Tungkal dan Kapolres Bahas Strategi Bersama.
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:38 WIB

Dari Rawa Menjadi Karya, Pesona Anyaman Eceng Gondok Persit KCK Cabang XXVI Tanjab di Hari Kedua.

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:43 WIB

Razia Gabungan di Lapas Kuala Tungkal, Petugas Sita HP hingga Korek Api dari Blok Hunian.

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:04 WIB

Kerajinan Eceng Gondok Makin Populer Pasca Event Persit BISA 2 Tahun 2026.

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:18 WIB

Pesona Kerajinan Eceng Gondok di Ajang Persit BISA 2 Tahun 2026.

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:59 WIB

Mahasiswa Tanjab Barat Soroti Kunker Menkes di RSUD KH Daud Arif Tanpa Libatkan DPRD.

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:56 WIB

Kinerja Dewas RSUD Daud Arif Disorot, Kasus Kematian Dokter Picu Evaluasi Pengawasan.

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:08 WIB

Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Kalapas Kuala Tungkal dan Kapolres Bahas Strategi Bersama.

Senin, 4 Mei 2026 - 13:37 WIB

Perkuat Korwas dan Binteknis Polsus, Polda Jambi Gelar Pembinaan di Lapas Kuala Tungkal.

Berita Terbaru