Di Antara Ombak dan Kegelapan, Polisi Jadi Penyelamat Sebuah Nyawa.

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Aktivitas Penyelematan Oleh Polisi Perairan

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Malam itu begitu sunyi. Angin laut berhembus pelan menyapu perairan Kuala Tungkal, sementara jarum jam menunjuk pukul 02.00 WIB, Sabtu (28/02/2026). Saat sebagian besar warga terlelap dalam tidur, di sebuah sudut Puskesmas Tungkal V, harapan seorang pemuda nyaris meredup.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rahmadi (25), warga Pulau Ruku, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, terbaring menahan sakit luar biasa. Usus buntunya telah membengkak. Setiap detik menjadi pertaruhan. Tenaga medis tahu, jika terlambat ditangani, risiko pecahnya usus bisa mengancam nyawanya.

 

Namun malam itu, tak ada armada yang tersedia untuk merujuk pasien darurat.

Dengan penuh kecemasan, Ns. Muhammad Rivaldi, S.Kep dari Puskesmas Tungkal V menghubungi aparat kepolisian perairan. Di tengah keterbatasan, satu-satunya harapan tertuju pada mereka yang biasa berjaga di lautan—personel KP.TAKA-3010 dari Korpolairud Baharkam Polri bersama Satpolairud Polres Tanjung Jabung Barat.

 

Tak ada keraguan. Tak ada kata menunggu.

IPTU Ragel Wira Agung Pradhana, S.T., Komandan KP.TAKA-3010, langsung menggerakkan timnya. Meski lelah usai menjalankan tugas seharian, panggilan kemanusiaan jauh lebih kuat.

 

“Setelah menerima informasi dari puskesmas, kami tidak berpikir panjang. Nyawa masyarakat adalah prioritas utama,” ujarnya tegas.

 

Pukul 02.30 WIB, di bawah langit gelap tanpa gemerlap cahaya, rubber boat meluncur dari Dermaga Gudang Alloe menuju Puskesmas Tungkal V. Ombak malam bukan halangan.

 

Air laut yang coklat pekat tak menyurutkan tekad. Di atas perahu kecil itu, tiga personel—dua dari KP.TAKA-3010 dan satu dari Satpolairud Polres Tanjab Barat—membawa satu misi: menyelamatkan nyawa.

 

Sekitar pukul 03.20 WIB, mereka tiba di dermaga Puskesmas. Dengan hati-hati dan penuh empati, Rahmadi dipindahkan ke perahu.

 

Di tengah dinginnya angin laut, aparat kepolisian itu bukan hanya menjalankan tugas, tetapi menjadi pelindung dalam arti yang sesungguhnya.

Perjalanan kembali terasa begitu panjang. Setiap menit seakan berharga.

 

Akhirnya pukul 04.00 WIB, mereka tiba di Dermaga Gudang Alloe. Tanpa membuang waktu, Rahmadi langsung dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Daud Arif untuk mendapatkan tindakan medis lanjutan.

Malam yang semula gelap berubah menjadi saksi cahaya kemanusiaan.

 

Aksi sigap ini bukan sekadar prosedur tugas. Ia adalah wujud nyata bahwa polisi hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi sebagai penjaga kehidupan. Di saat masyarakat berada di titik paling rapuh, mereka datang—menembus gelap, melawan lelah, dan menyalakan harapan.

 

Di tengah sunyinya dini hari Kuala Tungkal, keberanian dan kepedulian itu membuktikan satu hal: ketika harapan hampir padam, selalu ada tangan yang terulur. Dan malam itu, tangan itu adalah milik polisi. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kapten Kapal KP.TAKA - 3010

Berita Terkait

Edi Purwanto Optimis Perjuangkan Infrastruktur Tanjab Barat di Parlemen Ri.
Persoalan di Tanjab Barat Menumpuk, Suara HMI Sunyi Sepi.
Diduga Akibat Sengketa Lahan, PT. WKS Putus Akses Jalan, Masyarakat Lapor ke Bupati Tanjabbar.
Jaga Warisan Budaya, Pencak Silat Militer Kodam XX/TIB Resmi Dikukuhkan.
DUGAAN LANGGAR ATURAN: SPPG di Tanjabbar Sudah Beroperasi, Izin Masih Proses.
Peringati Hari Kartini, Persit Kodim 0419/Tanjab dan GOW Tebar Kepedulian di SLB Negeri Tanjab Timur.
Langkah Kecil, Harapan Besar: Gerobak Usaha untuk Kemandirian Keluarga Warga Binaan.
Komitmen Tegas Berantas Halinar, Pegawai Lapas Kuala Tungkal Teken Ikrar Zero Halinar.
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 18:40 WIB

Edi Purwanto Optimis Perjuangkan Infrastruktur Tanjab Barat di Parlemen Ri.

Minggu, 26 April 2026 - 12:20 WIB

Persoalan di Tanjab Barat Menumpuk, Suara HMI Sunyi Sepi.

Jumat, 24 April 2026 - 15:09 WIB

Diduga Akibat Sengketa Lahan, PT. WKS Putus Akses Jalan, Masyarakat Lapor ke Bupati Tanjabbar.

Kamis, 23 April 2026 - 11:14 WIB

DUGAAN LANGGAR ATURAN: SPPG di Tanjabbar Sudah Beroperasi, Izin Masih Proses.

Selasa, 21 April 2026 - 16:29 WIB

Peringati Hari Kartini, Persit Kodim 0419/Tanjab dan GOW Tebar Kepedulian di SLB Negeri Tanjab Timur.

Selasa, 21 April 2026 - 14:27 WIB

Langkah Kecil, Harapan Besar: Gerobak Usaha untuk Kemandirian Keluarga Warga Binaan.

Senin, 20 April 2026 - 12:14 WIB

Komitmen Tegas Berantas Halinar, Pegawai Lapas Kuala Tungkal Teken Ikrar Zero Halinar.

Rabu, 15 April 2026 - 18:33 WIB

Danrem 042/Gapu Tinjau Progres Pembangunan Gedung KDMP di Tanjab Barat.

Berita Terbaru

Daerah

Persoalan di Tanjab Barat Menumpuk, Suara HMI Sunyi Sepi.

Minggu, 26 Apr 2026 - 12:20 WIB

Pemerintahan

Buntut Laporan BPD, Dinas PMD Panggil Kades Teluk Pengkah.

Jumat, 24 Apr 2026 - 21:50 WIB