Limbah PDAM Menggenang, Kebun Sawit Warga Tebing Tinggi Terancam Rusak.

admin

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Menggunakan Ilustrasi 

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat Persoalan dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat di Desa Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Warga menyoroti genangan limbah yang diduga berasal dari instalasi PDAM setempat yang dinilai telah mencemari lahan dan mengancam keberlangsungan perkebunan kelapa sawit milik masyarakat.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan ini bukan tanpa alasan. Warga menyebut aliran limbah berupa lumpur tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa penanganan serius.

 

Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam lantaran pemerintah daerah dinilai lamban dan tidak menunjukkan langkah konkret.

 

“Persoalan ini sudah lama, tapi seperti dibiarkan. Kami menunggu tindakan nyata, bukan sekadar janji,” ujar salah seorang warga dengan nada tegas, Minggu (3/5/2026).

 

Lebih mengkhawatirkan, tumpukan lumpur limbah disebut telah mencapai ketinggian sekitar lima meter. Material tersebut berpotensi terus meluas dan merembes ke area perkebunan sawit warga.

 

Jika dibiarkan, kondisi ini tidak hanya merusak tanaman, tetapi juga mengancam produktivitas dan mata pencaharian masyarakat.

 

Di sisi lain, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso, tidak menampik bahwa persoalan ini merupakan masalah lama yang terus berulang.

 

“Sudah berulang, temboknya jebol lagi,” ujarnya singkat.

 

Katamso menambahkan, pihak direksi PDAM telah melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati. Pemerintah daerah, lanjutnya, telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk segera turun tangan melakukan perbaikan.

 

Namun demikian, warga berharap langkah tersebut tidak sekadar menjadi respons sementara. Mereka menuntut solusi permanen agar persoalan limbah ini tidak terus berulang dan merugikan masyarakat.

 

Jika tidak segera ditangani secara menyeluruh, persoalan ini berpotensi berkembang menjadi krisis lingkungan yang lebih besar di wilayah tersebut. (Pn)

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Masyarakat

Berita Terkait

87 Hektare Sawah di Tanjab Barat Gagal Panen Akibat Kemarau, Kadis Tanaman Pangan Beberkan Penyebab dan Solusinya.
Lapas Kuala Tungkal Perketat Pengawasan, Razia Gabungan TNI-Polri Pastikan Lapas Bersih dari HP dan Narkoba.
Resmi Dibuka, Mess Kodim 0419/Tanjab Jadi Fasilitas Singgah Nyaman bagi Prajurit.
Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Pemkab dan Stakeholder Dalam Penanganan Karhutlah.
Kabut Asap Ancam Kesehatan, Dinkes Sebut: 317 Warga Tanjab Barat Terserang ISPA dalam Sepekan.
Hamdani Buka Suara Soal Polemik Rapat Banggar: “Saya Justru Berupaya Meredam Ketegangan”
Tokoh Masyarakat Batang Asam Apresiasi Kinerja Hamdani, Nilai Aspirasi Warga Terus Diperjuangkan.
Bakti Sosial Penuh Kepedulian, Tzu Chi Sinar Mas Fasilitasi Operasi Katarak bagi 209 Pasien di Jambi.
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:10 WIB

HUT Ke-61 Tanjab Barat: Pembangunan Harus Hadir dalam Kehidupan Rakyat, Bukan Hanya Terlihat di Atas Kertas.

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:13 WIB

Hamdani Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan Agama Lewat Pembangunan Infrastruktur.

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:13 WIB

Infrastruktur Hingga Dunia Pendidikan, Warga Sampaikan di Reses III Hamdani.

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:28 WIB

Aktifkan Kembali Taman Wisata Desa Teluk Pengkah, Satria Tubagus Ryan Harap Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat.

Senin, 27 April 2026 - 10:46 WIB

DPC PDI-Perjuangan Tanjab Barat Muscab, Ketua DPD Jambi : Seluruh Kader Harus Solid.

Senin, 6 April 2026 - 21:33 WIB

Muscab VI PKB Tanjab Barat Sukses Digelar, Tiga Nama Muncul sebagai Kandidat Ketua.

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:05 WIB

Arah Baru DPD Golkar Tanjabbar, Sufrayogi Resmi Terpilih Secara Aklamasi di Musda XI.

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:14 WIB

Konflik PAW Kades Teluk Ketapang Memanas, Kuasa Hukum Rika Siap Ajukan ke Mendagri dan PTUN.

Berita Terbaru