Dari Rawa Menjadi Karya, Pesona Anyaman Eceng Gondok Persit KCK Cabang XXVI Tanjab di Hari Kedua.

admin

- Redaksi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan KASAD Beserta IBu KASAD di Stand Kreatif Persit Kodim 0419/Tanjab

kabarpesisirjambi.com, Jakarta – Semangat dan kreativitas anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXVI Kodim 0419/Tanjab terus terlihat dalam pelaksanaan hari kedua pelatihan kerajinan anyaman eceng gondok.

Melalui kegiatan tersebut, tanaman yang selama ini kerap dianggap gulma perairan disulap menjadi keranjang buah estetik bernilai ekonomi tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana pelatihan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para peserta tampak serius mengikuti setiap tahapan proses pembuatan anyaman, mulai dari pemilihan serat eceng gondok hingga pembentukan pola keranjang.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan anggota Persit dalam mengembangkan keterampilan kreatif berbasis potensi lokal.

Salah satu pengurus Persit KCK Cabang XXVI Tanjab menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi sarana mengisi waktu luang, tetapi juga diarahkan untuk membuka peluang usaha rumahan yang dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

“Eceng gondok yang selama ini dipandang tidak bernilai ternyata memiliki potensi besar jika diolah dengan kreativitas dan ketekunan. Kami ingin mendorong anggota agar mampu menghasilkan produk yang menarik dan memiliki nilai jual,” ujarnya di sela kegiatan.

Pada hari kedua pelatihan, peserta mulai memasuki tahap penting yakni pembentukan kerangka dan detail anyaman keranjang buah.

Proses ini membutuhkan ketelitian tinggi karena setiap helai serat harus dipilih sesuai tingkat kelenturan dan ketebalannya agar menghasilkan bentuk yang rapi dan kokoh.

Beragam teknik anyaman diterapkan untuk memperkuat struktur keranjang, mulai dari pola silang hingga motif kepang pada bagian pinggir.

Selain melatih keterampilan tangan, kegiatan ini juga mengajarkan kesabaran dan ketelitian dalam menghasilkan produk berkualitas.

Keranjang buah berbahan eceng gondok dinilai memiliki daya tarik tersendiri di tengah tren dekorasi rumah bernuansa alami atau back to nature. Tekstur serat yang unik serta warna natural memberikan kesan hangat dan elegan, sekaligus menjadi alternatif ramah lingkungan dibandingkan produk berbahan plastik.

Hasil karya para anggota Persit nantinya tidak hanya difungsikan sebagai wadah buah, tetapi juga sebagai elemen dekoratif yang dapat mempercantik interior rumah.

Desain yang dikembangkan pun memadukan sentuhan tradisional dengan konsep modern minimalis agar lebih diminati pasar.

Selain memberikan manfaat ekonomi, pelatihan tersebut juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antara anggota Persit. Suasana kebersamaan terlihat saat para peserta saling berbagi pengalaman, membantu proses anyaman, hingga memberikan motivasi satu sama lain.

Dukungan dari pembina dan pengurus Persit KCK Cabang XXVI Tanjab diharapkan mampu mendorong lahirnya usaha mikro berbasis kerajinan serat alam di lingkungan anggota. Dengan demikian, keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi dapat berkembang menjadi peluang usaha yang berkelanjutan.

Menjelang akhir kegiatan, bentuk-bentuk keranjang mulai terlihat sempurna. Raut bangga tampak dari wajah para peserta saat melihat eceng gondok yang awalnya hanya tanaman liar kini berubah menjadi produk kerajinan bernilai seni dan ekonomi.

Melalui pelatihan ini, Persit KCK Cabang XXVI Tanjab menunjukkan komitmennya dalam mendukung kreativitas, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi keluarga. Dari perairan rawa Tanjung Jabung, lahir karya anyaman yang membawa nilai estetika sekaligus harapan akan kemandirian ekonomi masyarakat. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kodim 0419/Tanjab

Berita Terkait

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.
Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.
Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.
Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Senin, 27 Juli 2026 - 19:19 WIB

Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:50 WIB

Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:44 WIB

Antisipasi DBD, Dinas Kesehatan: Fogging Dilakukan Berdasarkan Permohonan dan Kesepakatan Warga.

Berita Terbaru