Harga TBS Sawit di Tanjab Barat Turun, Komisi II DPRD Minta Pemda Tegas terhadap PKS yang Diduga Mainkan Harga.

admin

- Redaksi

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Komisi II DPRD Tanjab Barat Sedang Melakukan Audiensi

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengalami penurunan per 22 Mei 2026.

Kondisi ini memicu perhatian berbagai pihak, termasuk kalangan legislatif yang menilai adanya ketimpangan harga yang cukup signifikan antarperusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data yang dihimpun, harga pembelian TBS di sejumlah PKS bervariasi, dengan selisih yang cukup jauh. Adapun rincian harga yang berlaku per 22 Mei 2026 sebagai berikut:

  • PT AKM: Rp1.100/kg

  • PT SIP: Rp700/kg

  • PT ASL: Rp700/kg

  • PT PALMA: Rp650/kg

  • PT MIL: Rp600/kg

  • PT GBU: Rp600/kg

  • PT KIRANA: Rp550/kg

  • PT BPIP: Rp350/kg

  • PT RAL: Rp250/kg

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dari Komisi II, Endri Avian, mendesak Pemerintah Daerah melalui instansi terkait untuk segera mengambil langkah tegas terhadap perusahaan yang diduga membeli TBS di bawah harga yang dinilai wajar.

Menurut Endri, perbedaan harga yang sangat mencolok antarperusahaan berpotensi merugikan petani sawit yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat di daerah tersebut.

“Kami meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk tidak tinggal diam. Harus ada pengawasan dan tindakan tegas terhadap PKS yang diduga sengaja memainkan harga pembelian TBS sehingga merugikan petani,” tegas Endri.

Ia menilai, ketimpangan harga yang terjadi perlu menjadi perhatian serius karena dapat menciptakan ketidakadilan dalam tata niaga sawit. Terlebih, pemerintah telah memiliki regulasi yang mengatur mekanisme penetapan harga TBS guna melindungi kepentingan petani.

Endri menegaskan bahwa keberadaan Peraturan Gubernur maupun ketentuan terkait harga dasar TBS harus ditegakkan secara konsisten. Pemerintah daerah, kata dia, perlu memastikan seluruh perusahaan mematuhi aturan yang berlaku dan memberikan harga yang sesuai standar.

“Jangan sampai regulasi yang dibuat untuk melindungi petani justru diabaikan. Jika ditemukan pelanggaran, pemerintah harus memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan, mulai dari peringatan hingga pencabutan izin usaha,” tambahnya.

Sementara itu, penurunan harga TBS di sejumlah PKS disinyalir dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya fluktuasi harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) di pasar nasional maupun internasional, kualitas buah yang diterima pabrik, serta kondisi pasokan di lapangan.

Di tengah kondisi tersebut, para petani berharap pemerintah dapat memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan harga TBS dan mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga, sehingga kesejahteraan petani sawit di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tetap terjamin. (Pn)

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Komisi II DPRD Tanjab Barat

Berita Terkait

87 Hektare Sawah di Tanjab Barat Gagal Panen Akibat Kemarau, Kadis Tanaman Pangan Beberkan Penyebab dan Solusinya.
Lapas Kuala Tungkal Perketat Pengawasan, Razia Gabungan TNI-Polri Pastikan Lapas Bersih dari HP dan Narkoba.
Resmi Dibuka, Mess Kodim 0419/Tanjab Jadi Fasilitas Singgah Nyaman bagi Prajurit.
Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Pemkab dan Stakeholder Dalam Penanganan Karhutlah.
Kabut Asap Ancam Kesehatan, Dinkes Sebut: 317 Warga Tanjab Barat Terserang ISPA dalam Sepekan.
Hamdani Buka Suara Soal Polemik Rapat Banggar: “Saya Justru Berupaya Meredam Ketegangan”
Tokoh Masyarakat Batang Asam Apresiasi Kinerja Hamdani, Nilai Aspirasi Warga Terus Diperjuangkan.
Bakti Sosial Penuh Kepedulian, Tzu Chi Sinar Mas Fasilitasi Operasi Katarak bagi 209 Pasien di Jambi.
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:10 WIB

HUT Ke-61 Tanjab Barat: Pembangunan Harus Hadir dalam Kehidupan Rakyat, Bukan Hanya Terlihat di Atas Kertas.

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:13 WIB

Hamdani Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan Agama Lewat Pembangunan Infrastruktur.

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:13 WIB

Infrastruktur Hingga Dunia Pendidikan, Warga Sampaikan di Reses III Hamdani.

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:28 WIB

Aktifkan Kembali Taman Wisata Desa Teluk Pengkah, Satria Tubagus Ryan Harap Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat.

Senin, 27 April 2026 - 10:46 WIB

DPC PDI-Perjuangan Tanjab Barat Muscab, Ketua DPD Jambi : Seluruh Kader Harus Solid.

Senin, 6 April 2026 - 21:33 WIB

Muscab VI PKB Tanjab Barat Sukses Digelar, Tiga Nama Muncul sebagai Kandidat Ketua.

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:05 WIB

Arah Baru DPD Golkar Tanjabbar, Sufrayogi Resmi Terpilih Secara Aklamasi di Musda XI.

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:14 WIB

Konflik PAW Kades Teluk Ketapang Memanas, Kuasa Hukum Rika Siap Ajukan ke Mendagri dan PTUN.

Berita Terbaru