Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

admin

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dialog Disnaker Bersama WKS

kabarpesisirjambi.com | Tanjab Barat –Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus memperkuat pengawasan terhadap penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) sekaligus memastikan peluang kerja bagi masyarakat lokal tetap menjadi prioritas.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap kewajiban penggunaan TKA serta penempatan Tenaga Kerja Lokal (TKL) di PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (PT LPPPI) dan PT Wirakarya Sakti (PT WKS), Kecamatan Tebing Tinggi.

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Dedy Ardiansyah, SE., MM, bersama tim Disnaker.

 

Dalam monitoring tersebut, tim melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap legalitas dokumen perizinan TKA, kepatuhan administrasi perusahaan, hingga implementasi program alih teknologi dan keahlian (transfer of knowledge) kepada tenaga kerja pendamping lokal.

 

Pemeriksaan ini bertujuan memastikan keberadaan TKA benar-benar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, hanya mengisi posisi yang membutuhkan keahlian khusus, serta tidak mengurangi kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal.

 

“Kami ingin memastikan seluruh penggunaan tenaga kerja asing telah memenuhi ketentuan yang berlaku, sekaligus mendorong perusahaan agar terus memberikan ruang yang lebih besar bagi tenaga kerja lokal untuk berkembang dan meningkatkan kompetensinya,” ujar Dedy Ardiansyah.

 

Selain melakukan evaluasi terhadap aspek perizinan, Disnaker juga memanfaatkan kunjungan tersebut untuk menyelaraskan program pelatihan kerja dengan kebutuhan riil dunia industri.

 

Menurut Dedy, sinkronisasi antara kurikulum pelatihan yang diselenggarakan pemerintah daerah dengan standar kompetensi yang dibutuhkan PT LPPPI maupun PT WKS menjadi langkah strategis dalam menciptakan tenaga kerja yang siap bersaing.

 

Ia menegaskan, konsep link and match antara dunia pendidikan, pelatihan, dan kebutuhan industri harus terus diperkuat agar lulusan pelatihan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

 

Dengan demikian, tenaga kerja lokal Tanjung Jabung Barat diharapkan memiliki daya saing yang lebih tinggi, siap memasuki dunia kerja, dan dapat terserap secara optimal di sektor industri yang berkembang di daerah.

 

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan komitmennya untuk menciptakan hubungan industrial yang sehat, memastikan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi ketenagakerjaan, sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkelanjutan. (Pn)

 

 

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : kabarpesisirjambi.com

Berita Terkait

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.
Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.
Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.
Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.
Antisipasi DBD, Dinas Kesehatan: Fogging Dilakukan Berdasarkan Permohonan dan Kesepakatan Warga.
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Senin, 27 Juli 2026 - 19:19 WIB

Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:50 WIB

Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:44 WIB

Antisipasi DBD, Dinas Kesehatan: Fogging Dilakukan Berdasarkan Permohonan dan Kesepakatan Warga.

Berita Terbaru