Tampak Masyarakat Pematang Lumut Lakukan Orasi di Depan Perusahaan Petro China.
kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pematang Lumut Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gerbang kantor Petro China pada Rabu (10/9/2025) pagi.
Aksi ini dipicu oleh kekecewaan warga sekitar area produksi terhadap kebijakan perusahaan terkait rekrutmen tenaga kerja yang dianggap tidak memberdayakan SDM Lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menuntut keadilan! Kami ingin Petro China memprioritaskan warga Pematang Lumut dalam setiap lowongan kerja,” teriak R. Sinaga koordinator aksi, dalam orasinya di depan gerbang kantor Petro China yang terletak di Desa Pematang Lumut Kecamatan Betara Kab. Tanjung Jabung Barat Jambi.
Massa yang membawa spanduk dan bendera dengan berbagai tuntutan ini mendesak perusahaan untuk lebih transparan dalam proses rekrutmen dan melibatkan masyarakat lokal dalam setiap pengambilan kebijakan yang berdampak pada lingkungan dan sosial.
Lima tuntutan utama yang disuarakan oleh Aliansi Masyarakat Batang Lumut Bersatu adalah:
1. Semua lowongan baik skil maupun non skil wajib diumumkan di kantor desa pematang.
2.perekrutan tenaga kerja harus transparan bukan hanya formalitas untuk mengikuti tes di perusahaan tersebut.
3. Calon karyawan yang lolos maupun tidak dalam perekrutan wajib di umumkan di desa.
4. Beri sanksi tegas terhadap oknum karyawan petrochina di departemen HEO yang telah menentukan calon karyawan dari sub.kontraktor yang bukan tugas dan kewenangannya.
5.Berikan sanksi tegas terhadap kordinator PT. MPS dan PT Pelita yang telah melakukan praktek-praktek nepotisme dalam merekrut karyawan.
Menanggapi aksi ini, Humas Petro Cina Eko menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik aspirasi masyarakat dan bersedia untuk berdialog. “Kami sangat menghargai kehadiran teman-teman dari masyarakat Pematang Lumut. Kami siap berdiskusi dan mencari solusi terbaik untuk semua pihak,” kata Humas Petro China.
Pertemuan antara perwakilan masyarakat dan pihak Petro China dilanjutkan di kantor camat. hingga berita ini diterbitkan mediasi atau dialog masih berlangsung di kantor Camat Betara.
Pantauan media saat ini mediasi dihadiri camat Betara, Kepala Dinas Tenaga Kerjaan Tanjab Barat, Anggota DPRD Provinsi Jambi Arfin Siregar yang turut hadir dalam dialog bersama masyarakat dan pihak perusahaan.(Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Aliansi Masyarakat Pematang Lumut Bersatu






