Awak Media Mengaku Diintimidasi Kades Saat Upaya Bantu Anak Yatim Viral di Tanjab Barat.

Avatar

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kades Desa Taman Raja Yang Lagi Memarahi Awak Media

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Upaya membantu seorang anak yatim di Desa Taman Raja, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, justru memunculkan polemik. Seorang awak media yang terlibat dalam pemberitaan kasus tersebut mengaku mendapat perlakuan kasar dari Kepala Desa (Kades) setempat.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini bermula dari pemberitaan mengenai kondisi seorang anak yatim di Desa Taman Raja yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan tempat tinggal yang layak. Informasi tersebut kemudian viral di berbagai platform media dan memantik simpati luas dari masyarakat.

 

Sejumlah pihak pun bergerak cepat menyalurkan bantuan. Namun di tengah gelombang empati publik itu, awak media yang mengangkat persoalan tersebut justru mengaku mengalami tekanan saat berada di lokasi sesuatu kegiatan.

 

Terlihat dari video yang beredar, kades Desa Taman Raja mawardi sedang memarahi awak media dan perwakilan pihak sekolah yang melakukan kunjungan kerumah anak yatim tersebut.

 

Salah seorang awak media yang memberitakan anak yatim tersebut Mislyandra menuturkan, dirinya dimarahi oleh Kades setempat dengan nada tinggi ketika mencoba menyampaikan maksud kedatangannya yang bertujuan membantu mendorong perhatian publik terhadap nasib anak yatim tersebut.

 

“Saya selaku awak media merasa tersudutkan. Dia marah-marah di depan saya, padahal niat saya hanya ingin agar anak yatim itu dibantu dan mendapatkan rumah yang layak,” ujarnya.

 

Meski mendapatkan kata-kata yang dinilai tidak pantas, awak media tersebut mengaku tidak ingin memperbesar persoalan. Baginya, tugas seorang jurnalis adalah menyampaikan fakta dan mendorong kepedulian sosial, meskipun sering kali menghadapi berbagai hambatan di lapangan.

 

“Saya bahkan tidak mempermasalahkan kalau sampai dipukul sekalipun. Kami sebagai awak media hanya ingin berbuat baik agar ada perhatian terhadap anak yatim tersebut,” katanya.

 

Ia juga membantah tudingan Kades yang menyebut dirinya tidak melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah desa sebelum melakukan peliputan.

 

Menurutnya, pemberitaan yang dibuat tidak sedikit pun bertujuan menyudutkan pemerintah desa. Justru, informasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang kepedulian publik agar anak yatim tersebut segera mendapatkan bantuan.

 

“Dibilang saya tidak koordinasi dengan desa. Tapi menurut saya ini bagian dari tugas awak media. Dalam pemberitaan maupun video yang saya buat juga tidak ada sedikit pun menyudutkan atau menyindir pemerintah,” tegasnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Desa Taman Raja belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan perlakuan kasar terhadap awak media tersebut.

 

Masyarakat berharap polemik ini tidak mengalihkan perhatian dari persoalan utama, yakni nasib anak yatim yang membutuhkan bantuan. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan tetap mengalir agar anak tersebut dapat segera memperoleh tempat tinggal yang layak. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Awak Media

Berita Terkait

Edi Purwanto Optimis Perjuangkan Infrastruktur Tanjab Barat di Parlemen Ri.
Persoalan di Tanjab Barat Menumpuk, Suara HMI Sunyi Sepi.
Diduga Akibat Sengketa Lahan, PT. WKS Putus Akses Jalan, Masyarakat Lapor ke Bupati Tanjabbar.
Jaga Warisan Budaya, Pencak Silat Militer Kodam XX/TIB Resmi Dikukuhkan.
DUGAAN LANGGAR ATURAN: SPPG di Tanjabbar Sudah Beroperasi, Izin Masih Proses.
Peringati Hari Kartini, Persit Kodim 0419/Tanjab dan GOW Tebar Kepedulian di SLB Negeri Tanjab Timur.
Langkah Kecil, Harapan Besar: Gerobak Usaha untuk Kemandirian Keluarga Warga Binaan.
Komitmen Tegas Berantas Halinar, Pegawai Lapas Kuala Tungkal Teken Ikrar Zero Halinar.
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 18:40 WIB

Edi Purwanto Optimis Perjuangkan Infrastruktur Tanjab Barat di Parlemen Ri.

Minggu, 26 April 2026 - 12:20 WIB

Persoalan di Tanjab Barat Menumpuk, Suara HMI Sunyi Sepi.

Jumat, 24 April 2026 - 15:09 WIB

Diduga Akibat Sengketa Lahan, PT. WKS Putus Akses Jalan, Masyarakat Lapor ke Bupati Tanjabbar.

Kamis, 23 April 2026 - 11:14 WIB

DUGAAN LANGGAR ATURAN: SPPG di Tanjabbar Sudah Beroperasi, Izin Masih Proses.

Selasa, 21 April 2026 - 16:29 WIB

Peringati Hari Kartini, Persit Kodim 0419/Tanjab dan GOW Tebar Kepedulian di SLB Negeri Tanjab Timur.

Selasa, 21 April 2026 - 14:27 WIB

Langkah Kecil, Harapan Besar: Gerobak Usaha untuk Kemandirian Keluarga Warga Binaan.

Senin, 20 April 2026 - 12:14 WIB

Komitmen Tegas Berantas Halinar, Pegawai Lapas Kuala Tungkal Teken Ikrar Zero Halinar.

Rabu, 15 April 2026 - 18:33 WIB

Danrem 042/Gapu Tinjau Progres Pembangunan Gedung KDMP di Tanjab Barat.

Berita Terbaru

Daerah

Persoalan di Tanjab Barat Menumpuk, Suara HMI Sunyi Sepi.

Minggu, 26 Apr 2026 - 12:20 WIB

Pemerintahan

Buntut Laporan BPD, Dinas PMD Panggil Kades Teluk Pengkah.

Jumat, 24 Apr 2026 - 21:50 WIB