Insiden Kebakaran Ponpes di Tanjab Barat, Dua Orang Menjadi Korban.

admin

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Lokasi Kejadian Insiden Kebakaran

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Musibah kebakaran yang terjadi di Pondok Pesantren Al- Baqiyatush Shalihat Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengakibatkan satu orang guru dan satu santri menjadi korban atas insiden tersebut.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asrama Putra Pondok Pesantren Al-Bagiyatush Shalihat di Kuala Tungkal, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengalami kebakaran yang meluluh lantahkan bagian bangunan pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 04.45 WIB. Dua orang terdampak luka bakar dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

 

Kebakaran menghabiskan satu unit bangunan yang terdiri dari 2 pintu rumah guru dan 4 pintu asrama putra Blok D9 hingga D12. Diduga api berasal dari ledakan kompor gas yang terjadi saat istri Ustadz Damiat, salah satu korban, sedang memasak.

 

Tajudin, pengasuh sekaligus guru di pesantren, menjadi saksi pertama yang melihat kejadian.

 

“Saat hendak membangunkan santri untuk melaksanakan sholat Subuh, saya melihat ada nyala api dari arah belakang rumah Ustadz Damiat. Saya langsung mengajak santri untuk membantu memadamkan api,” ujarnya.

 

Nasrul Hilmi, pengasuh lain yang tinggal bersebelahan dengan lokasi kejadian, menyatakan terbangun karena suara keributan dari luar.

 

“Ketika keluar rumah, api sudah membesar dan menyebar ke arah asrama. Saya langsung menghubungi pihak Damkar untuk meminta bantuan cepat,” jelasnya.

 

Santri M. Wildan Afarizki menambahkan bahwa ia mendengar suara ledakan sebelum melihat api yang cepat menyebar.

 

“Kami segera mengambil langkah menyelamatkan diri bersama teman-teman asrama agar tidak terjebak dalam api,” ujarnya.

 

Dua orang yang terkena dampak kebakaran adalah:

 

– Ustadz Damiat (pengajar pesantren): mengalami luka bakar pada bagian wajah, badan, dan tangan

– Santri Putra Alfan Husaini: tersengat listrik hingga tidak sadarkan diri

 

Kedua korban langsung dilarikan oleh pihak yang ada di lokasi ke RSUD Kh. Daud Arif Kuala Tungkal untuk mendapatkan pertolongan medis segera.

 

Pemadaman api dilakukan oleh tim Damkar Kuala Tungkal yang mengerahkan 3 unit kendaraan pemadam kebakaran, dibantu oleh para santri pesantren. Pihak PLN juga turut membantu dengan mengerahkan 1 unit mobil untuk memutus aliran arus listrik di sekitar lokasi agar tidak memperparah kejadian.

 

Api berhasil sepenuhnya dipadamkan sekitar pukul 06.40 WIB dan situasi kini telah aman serta kondusif.

 

Kapolres Tanjab Barat AKBP Maulia Kuswicaksono S.I.K., M.H., beserta Wakapolres KOMPOL Andi Munsahar, S.H., dan para petugas telah melakukan pemeriksaan langsung ke Tujuan Kejadian Perkara (TKP). Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., dan Asisten III Ir. H. Agus Sanusi, M.Si., juga turut mendatangi lokasi kejadian untuk melihat kondisi langsung.

 

Langkah yang telah dilakukan oleh kepolisian antara lain menerima laporan dari masyarakat, melakukan pengamanan TKP dengan memasang police line, mendata identitas saksi dan korban, serta melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan. Total kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran hingga saat ini belum dapat dihitung secara pasti. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Saksi Mata Kejadian

Berita Terkait

Kakanwil Ditjenpas Jambi dan Bupati Tanjab Barat Panen Raya di Lapas Kuala Tungkal, Siap Perkuat Ketahanan Pangan Daerah.
Proyek Pintu Air Rp.4 Miliar Disorot, Temuan BPKP Rp781 Juta Belum Lunas Dikembalikan.
Hanyut Terbawa Arus Aliran Air Drainase, Bocah 5 Tahun di Jambi, di Temukan Meninggal Dunia.
Polsek Tebing Tinggi, Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil.
Tim kantor SAR Jambi dan Tim SAR gabungan Terus Lakukan Pencarian Korban Bencana Alam Sumbar.
Basarnas Jambi Ikut Perkuat Operasi Darurat Banjir Sumatera Barat.
Viral Keluhan Warga di Sosmed, Kades Sungai Dualap Berikan Penjelasan.
Terbukti lakukan pembunuhan, pedagang pempek pasar Angso duo divonis 10 tahun penjara.
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Resmi Diluncurkan, Posyandu 6 SPM Bunga Tanjung Jadi Bukti Sinergi TNI dan Pemkab Tanjab Barat Tingkatkan Pelayanan Masyarakat.

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.

Senin, 27 Juli 2026 - 20:43 WIB

Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.

Senin, 27 Juli 2026 - 19:19 WIB

Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:50 WIB

Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.

Berita Terbaru