Viral Keluhan Warga di Sosmed, Kades Sungai Dualap Berikan Penjelasan.

Avatar

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Video Klarifikasi Warga Desa dan Pemerintah Desa

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Viral di media sosial video keluhan emak-emak Desa Sungai Dualap Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Persoalan bantuan yang banyak menerima kalangan ekonomi menengah sedangkan dirinya tak menerima, Pemerintah Desa Sungai Dualap merespon cepat dan menanggapi hal ini dengan mendatangi langsung warga yang bersangkutan untuk memberikan penjelasan. Selasa (18/11/2025)

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Sungai Dualap Hermanto pada saat dikonfirmasi, menjelaskan bahwa kejadian ini hanya kesalah pahaman. Persoalan ini terjadi karena kurangnya informasi yang diterima warga.

 

“Saya selaku Kepala Desa Sungai Dualap sangat memahami kekhawatiran warga terkait bantuan ini. Kami harap maklum karena mungkin selama ini ibu-ibu belum sepenuhnya tahu mekanisme penyaluran bantuan,” ujarnya.

 

Kades juga menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan bantuan PKH dan BPNT tidak masuk ke rekening penerima.

 

“Ada beberapa indikator yang menyebabkan bantuan tidak cair, seperti adanya pinjaman bank, pinjaman mekar, atau bahkan terindikasi terlibat judi online. Hal-hal seperti inilah yang menyebabkan bantuan terblokir,” jelasnya.

 

Pemerintah Desa Sungai Dualap berharap dengan adanya pendekatan langsung dan penjelasan yang detail, warga dapat memahami situasi yang sebenarnya.

 

“Kami datang untuk memberikan penjelasan agar tidak ada lagi prasangka buruk terhadap pemerintah desa. Kami selalu berupaya yang terbaik untuk kesejahteraan warga Sungai Dualap,” tegas Kades.

 

Emak – emak yang membuat video keluhan di sosial media Nurbaya warga Desa Sungai Dualap meminta maaf atas terjadinya kesalah pahaman ini.

 

“Saya meminta maaf pak atas kejadian kesalahpahaman ini” Ungkapnya melalui video klarifikasi bersama pemerintah desa.

 

Diharapkan, dengan adanya klarifikasi ini, warga Desa Sungai Dualap dapat lebih memahami mekanisme penyaluran bantuan sosial dan tetap menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa.(Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pemerintah Desa Sungai Dualap

Berita Terkait

Proyek Pintu Air Rp.4 Miliar Disorot, Temuan BPKP Rp781 Juta Belum Lunas Dikembalikan.
Insiden Kebakaran Ponpes di Tanjab Barat, Dua Orang Menjadi Korban.
Hanyut Terbawa Arus Aliran Air Drainase, Bocah 5 Tahun di Jambi, di Temukan Meninggal Dunia.
Polsek Tebing Tinggi, Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil.
Tim kantor SAR Jambi dan Tim SAR gabungan Terus Lakukan Pencarian Korban Bencana Alam Sumbar.
Basarnas Jambi Ikut Perkuat Operasi Darurat Banjir Sumatera Barat.
Terbukti lakukan pembunuhan, pedagang pempek pasar Angso duo divonis 10 tahun penjara.
Ketua PARFI Jambi Apresiasi Keberanian Karya Film Lokal “LANA”
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:29 WIB

Peringati Hari Kartini, Persit Kodim 0419/Tanjab dan GOW Tebar Kepedulian di SLB Negeri Tanjab Timur.

Selasa, 21 April 2026 - 14:27 WIB

Langkah Kecil, Harapan Besar: Gerobak Usaha untuk Kemandirian Keluarga Warga Binaan.

Senin, 20 April 2026 - 12:14 WIB

Komitmen Tegas Berantas Halinar, Pegawai Lapas Kuala Tungkal Teken Ikrar Zero Halinar.

Rabu, 15 April 2026 - 18:33 WIB

Danrem 042/Gapu Tinjau Progres Pembangunan Gedung KDMP di Tanjab Barat.

Rabu, 15 April 2026 - 13:26 WIB

Dinilai Belum Layak Terkait Pengolahan Limbah Dapur SPPG MBG, DLH Beri Tenggat Perbaikan.

Rabu, 15 April 2026 - 12:27 WIB

Kunker ke Tanjab Barat, Danrem 042/Gapu Tegaskan Prajurit Dilarang Terlibat Tambang Ilegal.

Rabu, 15 April 2026 - 11:33 WIB

Disambut Yel-Yel Prajurit dan Tarian Sekapur Sirih, Danrem 042/Gapu Kunjungi Wilayah Kodim 0419/Tanjab.

Selasa, 14 April 2026 - 20:37 WIB

Kasus Dugaan Pencemaran Limbah PT PAJ, DLH Tanjab Barat Belum Transparan.

Berita Terbaru