Pintu Air 4 Miliar Tanjabbar Hingga Saat Ini Belum Rampung, Meski APBD Murni Telah Selesai.

admin

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Kondisi Pintu Air Desa Tungkal Satu

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Pembangunan Pintu Air di Parit 10, Desa Tungkal Satu, yang menelan anggaran mencapai Rp. 4 miliar lebih, menjadi sorotan publik. Meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) telah berjalan, proyek yang didanai dari APBD Murni ini dilaporkan belum juga rampung, bahkan saat APBD Perubahan sudah berjalan.

Persoalan ini menimbulkan pertanyaan di kalangan publik mengenai efektivitas perencanaan dan pengawasan proyek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang warga di sekitar Parit 10 mengungkapkan, Pintu Air ini dapat menjadi solusi untuk perkebunan di wilayah Desa Tungkal Satu.

“Kami sangat berharap pintu air ini segera selesai. Ini sangat penting untuk kelancaran pengairan perkebunan kami,” Ungkapnya.

Pantauan awak media di lapangan, Pekerjaan tersebut yang terlihat sudah selesai meliputi pembangunan turap dan pemasangan pintu air.

Namun persoalan yang menjadi pertanyaan publik yakni. Timbunan tanah yang seharusnya ada, serta mesin pompa air yang berfungsi sebagai pendukung operasional, tidak terlihat di lokasi proyek.

Selain itu, papan proyek yang seharusnya mencantumkan informasi detail, justru tidak memuat masa kontrak kerja. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai keapsahan pelaksanaan proyek dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Berdasarkan informasi yang tertera pada papan proyek, proyek pembangunan pintu air di Parit 10 Dusun Tungkal Satu ini dikerjakan oleh CV. Keina Karya Utama, dengan konsultan pengawas CV. Dharma Suarga Konsultan.

Hingga berita ini diturunkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanjung Jabung Barat Firli Yani, serta pihak konsultan pengawas belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan keterangan lebih lanjut.

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas PUPR Tanjabbar, Kaspul Muhammad membenarkan bahwa proyek tersebut memang belum rampung.

“Masih ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan, seperti pengecatan dan penimbunan tanah,” Pungkasnya

Saat disinggung mengenai kontrak kerja, Kaspul menjelaskan bahwa kontrak dimulai pada bulan April dan akan berakhir pada 17 November.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai item pekerjaan apa saja yang telah dilaksanakan, Kaspul menjawab, “Sebagian besar sudah selesai, hanya pengecatan dan penimbunan saja yang belum,” Tambahnya.

Mengenai uji beton, Kaspul menyatakan bahwa uji mutu beton telah dilakukan di laboratorium pengujian beton, dengan sampel yang diambil sebelum proses pengecoran dilakukan.

Namun, Kaspul enggan memberikan komentar ketika ditanya apakah ada masalah jika pekerjaan proyek melewati batas anggaran APBD Murni.

Lebih lanjut, saat ditanya mengenai persentase pencairan dana yang telah dilakukan, Kaspul menjawab. “Belum ada pencairan karena proyek belum selesai. Baru uang muka saja yang ditarik,” tutupnya (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Petani Desa Tungkal Satu

Berita Terkait

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.
Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.
Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.
Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Senin, 27 Juli 2026 - 19:19 WIB

Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:50 WIB

Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:44 WIB

Antisipasi DBD, Dinas Kesehatan: Fogging Dilakukan Berdasarkan Permohonan dan Kesepakatan Warga.

Berita Terbaru